PENGARUH RISING DAMP TERHADAP KEKUATAN STRUKTURAL RUMAH TEMBOKAN TERHADAP GEMPA DI KOTA BANDA ACEH DENGAN METODE PUSHOVER ANALYSIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH RISING DAMP TERHADAP KEKUATAN STRUKTURAL RUMAH TEMBOKAN TERHADAP GEMPA DI KOTA BANDA ACEH DENGAN METODE PUSHOVER ANALYSIS


Pengarang

Syarifah Faatin Faisal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604101010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Banda Aceh merupakan salah satu kota yang terdampak oleh gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 silam. Salah satu dampak yang timbul setelah gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 adalah munculnya fenomena merembesnya air secara vertikal ke atas melalui pori-pori bangunan yang menyebabkan tembokan menjadi lembab, atau disebut dengan rising damp, pada beberapa rumah tembokan di Kota Banda Aceh. Karena potensi terjadinya gempa di Kota Banda Aceh yang besar, maka rumah tembokan yang mengalami fenomena rising damp perlu diperiksa lagi kinerjanya saat terkena gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh rising damp terhadap kekuatan struktural rumah tembokan berdasarkan penurunan kekuatan material tembokan dan untuk nantinya dinilai tingkat kerusakannya terhadap bahaya gempa menggunakan kurva kapasitas. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data rumah-rumah yang mengalami fenomena rising damp di daerah yang berdampak tsunami serta sampel air tanahnya melalui survei lapangan dengan jumlah sampel ditentukan sebanyak 54 rumah. Kemudian dilakukan peninjauan literatur untuk mengetahui nilai kekuatan pasangan dinding batu bata yang mengalami fenomena rising damp yang dipengaruhi oleh nilai salinitas. Analisis lanjutan dilakukan analisis struktur dengan metode pushover analysis menggunakan software SAP2000. Hasil dari analisis ini berupa kurva spektrum kapasitas untuk menentukan tingkat kerusakan struktur. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui bahwa penurunan kekuatan material tembokan menyebabkan peningkatan nilai perpindahan atap (?atap) pada struktur, didapat nilai gaya geser (V) untuk portal tanpa pengurangan kekuatan material sebesar 282,465 kg dengan nilai ?atap sebesar 0,096 mm, sedangkan untuk portal dengan pengurangan kekuatan material sebesar 50% didapat nilai V sebesar 305,311 kg dan nilai ?atap sebesar 0,293 mm. Berdasarkan evaluasi ketika terjadi gempa tingkat kerusakan struktur masih dalam tingkat yield dan kinerja struktur dalam kategori Immediate Occupancy (IO) yang berarti bangunan aman saat terjadi gempa dan kegagalan struktur tidak terlalu berarti. Selanjutnya, hasil ini dapat dikembangkan sebagai masukan mengenai kebijakan penanganan risiko bencana (mitigasi bencana).

Kata Kunci : Rising damp, Rumah tembokan, Gempa bumi, Kurva kapasitas, Pushover analysis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK