<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="75636">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI KOMUNIKASI SERVER DAN CLIENT MELALUI SOCKET:</title>
  <subTitle>STUDI KASUS DALAM PEMBUATAN SERVER UNTUK MENGELOLA INDEKS DARI DATA TEKS</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Rina MS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi antara  client  dan server digunakan  pada  banyak  aplikasi  yang  berbasis jaringan komputer. Permintaan  (request) dikirim  oleh client  ciao jawaban (response) diberikan  oleh server. Port yang  akan  digunakan  didefinisikan terlebih  dahulu  pada client  dan server,  kemudian   komunikasi   dilakukan   melalui  port  tersebut.  TCP/IP adalah  protokol  yang  sering  digunalcan dalam  komunikasi  client  dan server  melalui socket.  Protokol ini  bersifat  connection oriented dan  bekerja  deogan  cara mengirim dan  menerima  segmen-segmen  informasi.   Socket   dibangk.itkan  dengan menyambungkan   dua   buah   alamat    IP  pada    port   tertentu.   Server   menunggu permintaan  dari  client  pada port  tersebut  dan  client  berkomunikasi  dengan  server menggunakan socket yang dibentuk. Dalam penelusuran informasi (information retrieval),  indeks  dibutuhkan   untuk   mempercepat  proses   pencarian.   Inverted file adalah  salah  satu  metode  pengindeksian   yang  populer. Inverted file terdiri  dari dua bagian, yaitu inverted list dan vocabulary. Inverted list menyimpan  informasi  tentang dokumen    dan   frekuensi    kata   dalam   dokumen    tersebut,    dan   file   vocabulary menyimpan kata-kata  dalam  database  yang  disusun  secara terurut   tanpa duplikasi, panjang inverted list dan  posisi (offset)  dimana informasi   tersebut  disimpan  dalam inverted list.  Dalam penelitian  ini, prototipe  komunikasi  client-server melalui  socket dirancang. Sebuah server yang mengelola indeks dari data teks diimplementasikan menggunakan   struktur    data    hash   dan   binary   search.   Kinerja    (performance) komunikasi   diuji  dengan  cara mengirimkan   query kepada  server,  kemudian  server akan    mencari    informasi    tentang    indeks    dari    setiap    kata    dalam    query   dan mengirimkan informasi  tersebut  kepada  client. Setelah  dilakukan  pengujian temyata kecepatan   waktu   pencarian   query  oleh  struktur   data   binary  search  lebih  cepat dibandingkan struktur  data hash&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunei: Socket, client-server,  invertedfile, binary search, hash.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>75636</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-27 15:51:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-10 14:59:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>