<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="75600">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI KEBUTUHAN TULANGAN BALOK LANTAI 2 DAN BALOK LANTAI 3 PADA BANGUNAN GEDUNG  KANTOR DITLANTAS POLDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadhlul Munawar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Gedung adalah wujud fisik dari hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan &#13;
tempat kedudukannya, memiliki komponen struktural terdiri dari pondasi, sloof&#13;
beton, kolom, plat lantai, balok lantai, dan tangga. Salah satu dari pekerjaan&#13;
gedung adalah pekerjaan balok lantai yaitu merupakan bagian struktur yang&#13;
digunakan sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas. Fungsinya&#13;
adalah sebagai rangka penguat horizontal bangunan akan beban-beban. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mengetahui nilai kebutuhan tulangan pada pekerjaan balok&#13;
lantai 2 dan balok lantai 3 dan juga membandingkan dengan perhitungan&#13;
kontraktor pelaksana. Proses penelitian diawali dengan pengumpulan data&#13;
sekunder pada gedung yang terdiri dari gambar bestek bangunan dan Rencana&#13;
Anggaran Biaya (RAB). Adapun tahapan pengolahan data terdiri dari menghitung&#13;
volume tulangan pokok, menghitung volume tulangan sengkang. Dari hasil&#13;
analisis diperoleh informasi bahwa kebutuhan tulangan balok lantai 2 terdapat&#13;
selisih terbesar pada BL2 dengan tulangan D22 sebesar 2936,52 kg, dengan&#13;
persentase sebesar 37,6 %, dan selisih terkecil terdapat pada BL3 dengan tulangan&#13;
D13 sebesar -146,78 kg, dengan persentase sebesar -15,3 %. Sedangkan untuk&#13;
balok lantai 3 terdapat selisih terbesar pada BL2 dengan tulangan D22 sebesar&#13;
6641,79 kg, dengan persentase sebesar 136,9 %, dan selisih terkecil terdapat pada&#13;
BL3 dengan tulangan D13 sebesar -272,73 kg, dengan persentase sebesar -38,5 %.&#13;
Hasil positif menunjukkan bahwa perhitungan penulis lebih besar dari&#13;
perhitungan kontraktor pelaksana, sebaliknya untuk hasil negatif perhitungan&#13;
penulis lebih kecil dari perhitungan kontraktor pelaksana Hasil perbandingan&#13;
memperlihatkan bahwa kebutuhan tulangan balok lantai 2 terdapat selisih rata-rata&#13;
sebesar 669,47 kg dengan persentase 9,1 % dan untuk balok lantai 3 terdapat&#13;
selisih rata-rata 1144,56 kg&#13;
 &#13;
dengan persentase 10,3 % dengan hasil perhitungan&#13;
kontraktor pelaksana. &#13;
Kata kunci : kebutuhan tulangan, gedung, balok &#13;
 &#13;
  &#13;
v&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>75600</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-27 13:19:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-27 14:40:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>