Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN YANG MENJALANI TERAPI CONTINOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR TAHUN 2014
Pengarang
putri nahrisah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1007101020024
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.614
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gagal ginjal kronik dapat menyebabkan terjadinya uremia sehingga penderita gagal ginjal kronik harus menjalani terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). CAPD harus dilakukan secara terus menerus sepanjang hidup pasien, 3-4 kali dalam sehari dan lama waktu cairan dialisat berada dalam rongga peritoneum 6-8 jam. Ketergantungan akan terapi dalam waktu yang lama, tentu saja akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kualitas hidup adalah kondisi dimana seseorang yang menderita penyakit tertentu tetap merasa nyaman, aman dan sejahtera hidupnya dan dapat dijadikan acuan keberhasilan dari suatu terapi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah dukungan dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup hidup pasien yang menjalani terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis di Banda aceh dan Aceh besar. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Penelitian ini dilakukan di rumah responden yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar pada tanggal 22 Mei-8 Juni 2014 dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang didesain sendiri oleh peneliti dan adopsi dari WHOQOL. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien (p-value 0,011), yang dapat dilihat dari hubungan dukungan informasional dengan kualitas hidup pasien (p-value 0,002), dukungan emosional dengan kualitas hidup pasien (p-value 0,020), dukungan instrumental dengan kualitas hidup pasien (p-value 0,013), dan dukungan penilaian dengan kualitas hidup pasien (p-value 0,002) di Banda Aceh dan Aceh Besar. Diharapkan kepada keluarga agar terus memberikan dukungan baik moril maupun materil sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN LAMA KELANGSUNGAN HIDUP ANTARA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODILISIS DAN COUNTINIOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH (Cut Fatimah Az Zahara, 2016)
KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI ACEH TAHUN 2013 (Sajida Rahmalita, 2023)
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDUKUNG KEPATUHAN PASIEN DALAM MENJALANI TERAPI CONTINOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR TAHUN 2014 (Buniyah Zayidah, 2014)
KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG RNMENJALANI TERAPI CONTINUOUS AMBULATORYRNPERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI ACEH RNTAHUN 2013 (Sajida rahmalita, 2014)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PERITONITIS PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI CONTTNOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPO) DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR TAHUN 2013 (Irma Abdiasari, 2023)