PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL PORTABLE DARI MINYAK GORENG BEKAS (WASTE COOKING OIL) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 930 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL PORTABLE DARI MINYAK GORENG BEKAS (WASTE COOKING OIL) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 930 TON/TAHUN


Pengarang

NUR MALAHAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604103010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik biodiesel portable ini menggunakan bahan baku waste cooking oil (WCO). Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses batch dengan melibatkan proses penyediaan bahan baku, reaksi esterifikasi, reaksi transesterifikasi, serta purifikasi. Kapasitas produksi pabrik portable skala kecil ini adalah 930 Ton/Tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Usaha Perseorangan dengan menggunakan metode struktur organisasi fungsional. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 20 orang. Lokasi stasiun pabrik biodiesel portable direncanakan didirikan di Lampulo kecamatan Kuta Alam Banda aceh, dengan luas tanah 400 m^2. Serta untuk kebutuhan listrik diperoleh dari generator biodiesel sebesar 20 kVA.

Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut :
Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 11.134.463.701
Working Capital Investment (WCI) = Rp. 2.783.615.925
Total Capital Investment (TCI) = Rp. 13.918.079.626
Total Production Cost (TPC) = Rp. 5.507.250.911
Sales Cost (SC) = Rp. 8.727.527.104
Laba Bersih = Rp. 2.415.207.144
Pay Out Time (POT) = 5,5198 tahun
Break Event Point (BEP) = 37,68%.

Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik biodiesel portable dari minyak goreng bekas ini layak dilanjutkan ke tahap kontruksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK