PRARANCANGAN PABRIK DIRECT REDUCTION IRON (DRI) DARI MINERAL HEMATIT BERBASIS PADATAN DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 150.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK DIRECT REDUCTION IRON (DRI) DARI MINERAL HEMATIT BERBASIS PADATAN DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 150.000 TON/TAHUN


Pengarang

MUHAMMAD REZEKI KOTO - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604103010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Direct Reduction Iron merupakan besi yang diperoleh dengan mereduksi bijih besi secara langsung pada temperatur dibawah titik lelehnya. Proses pembuatan Direct Reduction Iron terbagi menjadi dua proses utama yaitu menggunakan reduktor gas (gas alam) dan reduktor padat (batubara).
Prarancangan Pabrik Direct Reduction Iron ini menggunakan bahan baku utama yaitu Bijih besi Hematit (Fe2O3) serta bahan baku pendukung seperti limestone dan Batubara. Proses produksi Direct Reduction Iron dengan berbasis padatan di kelompokan menjadi 4 area pabrik yaitu; Unit perlakuan awal, Unit proses, Unit pemurnian dan Unit pemanfaatan limbah.
Bijih besi diperoleh dari daerah Aceh Barat Daya. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 150.000 Ton/Tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 140 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh dengan luas tanah 17.580 m2. Sumber air pabrik ini berasal dari Sungai Babahrot, Aceh Barat Daya dengan total kebutuhan air sebesar 203.741 kg/jam, serta untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 1,0418 MW diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap.
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut :
1. Fixed Capital Investment = Rp 213.520.118.548
2. Working Capital Investment = Rp 53.380.029.637
3. Total Capital Investment = Rp 266.900.148.185
4. Total Production Cost = Rp 639.315.718.686
5. Sales Cost = Rp 814.028.600.983
6. Laba Bersih = Rp 131.034.661.723
7. Pay Out Time = 2,7481 tahun
8. Break Event Point = 39,8%
9. Internal Rate of Return = 38,6%

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK