GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KONSUMSI IKAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KONSUMSI IKAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Rini Mastura - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KONSUMSI IKAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH

ABSTRAK
Sekitar 37% atau 9 juta balita Indonesia mengalami kejadian stunting. Meskipun prevalensi balita stunting cenderung mengalami penurunan pada 2013-2018 dari 37,2% menjadi 30.8% namun stunting tetap menjadi prioritas utama dalam masalah perbaikan gizi Indonesia untuk tahun 2018-2024. Teknologi makanan tentang ikan cukup canggih, namun konsumsi ikan secara nasional amat rendah. Tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia tahun 2018 mencapai 35 kg nilai ini masih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia (55,4kg/orang/tahun) dan Singapura (37,9 kg/orang/tahun). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang konsumsi ikan dalam pencegahan stunting di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian berupa deskriptif eksploratif. Desain penelitian adalah Cross sectional dengan analisis data distribusi frekuensi. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak usia 1-5 tahun. Teknik pengambilan sampel adalah nonprobability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 101 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dikembangkan spesifik oleh peneliti sendiri dengan wawancara terpimpin yang dilakukan melalui via telepon. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 51 (50,50%) responden dikategorikan baik, sebanyak 35 (36,65%) responden dikatagorikan berpengetahuan cukup, dan sebanyak 15 (14,85%) dikatagorikan berpengetahuan kurang. Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan dan menyediakan edukasi tentang pentingnya konsumsi makan ikan dalam pencegahan stunting untuk peningkatan pengetahuan dan pengaplikasian didalam keluarga.

Kata Kunci : Konsumsi Ikan, stunting, Pengetahuan Keluarga

Daftar Bacaan : 17 buku, 3 skripsi, 8 jurnal, 5 artikel (2001-2020)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK