FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU DI IGD DAN ICCU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU DI IGD DAN ICCU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Resusitasi Jantung Paru (RJP) adalah tindakan yang menggabungkan antara tindakan kompresi dada dan napas bantuan sebagai prosedur gawat darurat yang digunakan untuk menjaga oksigenasi darah dan perfusi jaringan sehingga dapat mengembalikan dan mempertahankan fungsi vital organ pada pasien yang mengalami henti jantung dan henti napas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pengalaman, SOP, fasilitas dan pelatihan dengan kesiapan perawat dalam melaksanakan resusitasi jantung paru di IGD dan ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 33 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner online dalam bentuk pertanyaan multiple choice dan dicotomous choice. Hasil uji statistik chi-square, independent sample t-test dan bivariate correlation menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan perawat (p-value = 0,044), ada hubungan antara pengalaman dengan kesiapan perawat (p-value = 0,002), ada hubungan antara SOP dengan kesiapan perawat (p-value = 0,010), ada hubungan antara fasilitas dengan kesiapan perawat (p-value = 0,000), ada hubungan antara pelatihan dengan kesiapan perawat (p-value = 0,009) (? = 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara faktor pengetahuan, pengalaman, SOP, fasilitas, serta pelatihan dengan kesiapan perawat dalam melaksanakan resusitasi jantung paru di IGD dan ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Rekomendasi bagi peneliti lain dapat meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan perawat dalam melaksanakan resusitasi jantung paru pada sasaran penelitian yang lebih luas.

Kata Kunci : Resusitasi jantung paru, kesiapan perawat, pengetahuan, pengalaman, SOP, fasilitas, pelatihan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK