Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN PEER GROUP STIGMA MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Putri Maina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1612101010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gangguan jiwa masih menjadi masalah yang serius di dunia. Penderita gangguan jiwa cenderung lebih sering mendapatkan stigma dan diskriminasi dari masyarakat dibandingkan dengan individu yang mengalami penyakit fisik. Stigma pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terus berkembang di masyarakat maupun kelompok sebaya (peer group) termasuk juga pada mahasiswa, salah satunya mahasiswa keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui gambaran peer group stigma mahasiswa keperawatan terhadap orang dengan gangguan jiwa di Kota Banda aceh ditinjau dari stereotip, prasangka, dan diskriminasi. Waktu penelitian dimulai dari tanggal 16 Juni- 29 Juni. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 245 mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas syiah Kuala. Data dikumpulkan melalui kuesioner baku yaitu Peer Mental Illness Stigmatization Scale secara online. Data penelitian dianalisis menggunakan deskriptif statistik yaitu distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,3% mahasiswa keperawatan memiliki stereotip yang rendah terhadap orang dengan gangguan jiwa, 62,4% mahasiswa keperawatan memiliki prasangka yang rendah terhadap orang dengan gangguan jiwa, dan 65,3% mahasiswa keperawatan memiliki diskriminasi yang tinggi terhadap orang dengan gangguan jiwa, sehingga dapat disimpulkan bahwa 60,8% mahasiswa keperawatan memiliki peer group stigma yang rendah terhadap orang dengan gangguan jiwa. Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan kepada pihak kampus agar materi kuliah harus diarahkan sebagai upaya meminimalisir stigma dengan menambahkan materi tentang stigma dalam modul Keperawatan Kesehatan Jiwa I atau Jiwa II.
Kata Kunci : Peer group stigma, gangguan jiwa, stereotip, prasangka, diskriminasi, mahasiswa keperawatan
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN MENTAL HEALTH LITERACY DENGAN PEER GROUP STIGMA PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Desri Maulizani, 2021)
STIGMA MAHASISWA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (RAHMI LIANI ANANDA, 2026)
STUDI KOMPARASI SOSIAL STIGMA TERHADAP PENDERITA SKIZOFFRENIA PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEBELUM DAN SESUDAH MENGAMBIL MATA KULIAH DAN PRAKTIK KEPERAWATAN JIWA (SRI MULIANTI, 2019)
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Putriyani, 2016)
MINAT DAN KEPUASAN MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP PEMBELAJARAN INTERPRETASI ELEKTROKARDIOGRAM (EKG) DENGAN METODE PEER LEARNING DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABULYATAMA (MISBAHHERA, 2026)