Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KENDALA GURU DALAM MENANGANI ANAK SLOW LEARNER DI SD NEGERI 3 BANDA ACEH
Pengarang
Safrina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606104040033
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Safrina. 2020. Kendala Guru dalam Menangani Anak Slow Learner di SD Negeri 3
Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Hajidin, M.Pd (2) Drs. M. Husin, M.Pd
Kata Kunci: Kendala Guru, Anak Slow Learner
Slow learner adalah anak yang memiliki prestasi belajar rendah (di bawah ratarata
anak
pada
umumnya)
pada
salah
satu
atau
seluruh
akademik,
namun
bukan
tergolong
anak keterbelakangan mental. Anak slow learner memiliki
kemampuan belajar yang lebih lambat dibandingkan dengan teman sebayanya.
Peserta didik yang lambat dalam proses belajar ini membutuhkan waktu yang
lebih lama dibandingkan sekelompok peserta didik lain yang memiliki taraf
potensi intelektual yang sama. Penelitian ini akan mengangkat masalah apakah
kendala guru dalam menangani anak slow learner di SD Negeri 3 Banda Aceh.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kendala guru dalam
menangani anak slow learner di SD Negeri 3 Banda Aceh dan untuk
mengetahui apa solusinya. Kemudian subjek dalam penelitian ini yaitu 5 orang
guru dan 7 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam teknik pengumpulan data
dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Untuk mengolah data
menggunakan reduksi data, display data, serta penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Banda Aceh
maka dapat disimpulkan bahwa kendala guru dalam menangani anak slow
learner di SD Negeri 3 Banda Aceh yaitu, pertama; dikarenakan sekolah
tersebut sekolah inklusi dimana anak slow learner disatukan dengan anak
normal lainnya. Kedua; anak slow learner tidak dapat menguasai materi
pembelajaran seperti anak pada umumnya. Ketiga; anak slow learner
membutuhkan bimbingan khusus. Keempat; tidak ada guru khusus yang
mendampingi anak slow learner. Kelima; guru bukan lulusan dari pendidikan
anak berkebutuhan khusus. Keenam; sebagian besar guru belum pernah
mendapatkan pelatihan bagaimana cara menangani anak berkebutuhan khusus
(ABK) khususnya anak slow learner. Ketujuh; sekolah tidak mendapatkan
fasilitas khusus seperti tersedianya media pembelajaran bagi anak
berkebutuhan khusus (ABK) khususnya anak slow learner. Kedelapan; orang
tua tidak mau anaknya disebut anak berkebutuhan khusus (ABK) sehingga
tidak ada kerjasama antara guru dengan orang tua dalam menangani anak slow
learner tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
UPAYA GURU DALAM MENANGANI ANAK SLOW LEARNER RNDI SD NEGERI COT PREH ACEH BESAR (Putri Maharani, 2022)
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA SLOW LEARNER DI KELAS V SD NEGERI 53 BANDA ACEH (Miftahul Jannah, 2023)
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SD NEGERI 57 BANDA ACEH) (Nurraida, 2019)
KENDALA GURU DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI BANDA ACEH (SD NEGERI 1, 5, 54) (YAWMA WULIDA, 2020)
KESIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI 25 BANDA ACEH (Ratna Dewi, 2019)