<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="74577">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI DENGAN PENAMBAHAN FLY ASH DAN SERAT POLYPROPYLENE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Sintya Novita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ultra-high performance concrete (UHPC) adalah beton dengan kekuatan dan daya tahan yang sangat baik. Penggunaan UHPC sebagai material infrastruktur dapat menghasilkan struktur lebih ramping. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sifat mekanis beton berupa kuat tarik lentur. Pembuatan UHPC memerlukan semen yang sangat banyak sehingga diperlukan material substitusi yang bersifat cementitious seperti fly ash. Penggunaan fly ash dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena fly ash dikatagorikan sebagai limbah bahan beracun berbahaya, sehingga pemanfaatannya dapat menghasilkan beton ekonomis dan ramah lingkungan. UHPC memiliki sifat yang sangat getas sehingga dengan penambahan serat polypropylene dapat memperbaiki sifat mekanis beton. Variasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu tanpa substitusi fly ash (TL), dengan penambahan 15% fly ash (TLF) serta dengan penambahan 15% fly ash dan 0,2% serat polypropylene (TLFS). Faktor Air semen yang digunakan sebesar 0,2, superplasticizer sebesar 1,5% dan bijih besi sebesar 6% dari berat semen. Pengujian kuat tarik lentur dilakukan pada beton berumur 28 dan 56 hari dengan balok berdimensi 15 cm × 15 cm × 53 cm berjumlah 18 benda uji. Hasil penelitian kuat tarik lentur rata-rata pada umur 28 dan 56 hari, untuk beton TL sebesar 8,16 MPa dan 9,85 MPa, beton TLF sebesar 8,72 MPa dan 10,28 MPa serta beton TLFS sebesar 11,46 MPa dan 12,13 MPa. Hasil seleksi data menunjukkan bahwa mutu pelaksanaan penelitian berada pada klasifikasi sangat baik, baik, dan sedang. Perhitungan analisa varian menghasilkan F0 hitung &gt; F0 tabel menunjukkan bahwa penambahan fly ash, serat polypropylene dan umur beton mempengaruhi kekuatan mekanis beton.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>74577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-06 10:18:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-06 11:08:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>