PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DAN PRINSIP MENGENAL NASABAH DALAM PENGAJUAN PEMBIAYAAN UNTUK MENGHINDARI NON PERFORMING FINANCING (NPF) (SUATU PENELITIAN PADA PT BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH TGK CHIEK DIPANTE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DAN PRINSIP MENGENAL NASABAH DALAM PENGAJUAN PEMBIAYAAN UNTUK MENGHINDARI NON PERFORMING FINANCING (NPF) (SUATU PENELITIAN PADA PT BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH TGK CHIEK DIPANTE)


Pengarang

Anggun Mareta - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1603101010177

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
ANGGUN MARETA,
2020





SAFRINA, S.H., M.H., M.EPM.
Peraturan Bank Indonesia No.13/3/PBI/2011 tentang Penerapan Status dan
Tindak Lanjut Pengawasan Bank menyebutkan bahwa rasio NPF pada bank
umum ditentukan sebesar 5% (lima persen). NPF merupakan landasan yang
menjadi pengukur tingkat kesehatan suatu bank, dengan indikator pembiayaanpembiayaan

yang tidak memiliki performance yang baik dan diklasifikasikan
sebagai pembiayaan kurang lancar, dalam perhatian khusus, diragukan, dan macet.
Data NPF pada PT BPRS Tgk Chiek Dipante berada pada kriteria penilaian NPF
dengan persentase lebih dari 12% (dua belas persen), disebabkan oleh jumlah
pembiayaan bermasalah yang terus meningkat setiap tahunnya.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah menjelaskan mengenai penerapan prinsip
kehati-hatian dan prinsip mengenal nasabah dalam pengajuan pembiayaan,
menjelaskan upaya yang dilakukan oleh PT BPRS Tgk Chiek Dipante dalam
menjaga standar NPF, dan mekanisme penyelesaian NPF pada PT BPRS Tgk
Chiek Dipante.
Penelitian ini menerapkan metode penelitian yuridis empiris, yaitu
menganalisa permasalahan dengan cara memadukan bahan hukum dan data yang
diperoleh langsung dari penelitian lapangan. Pengumpulan data juga dilakukan
dengan mewawancarai responden dan informan.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian dan prinsip
mengenal nasabah belum diterapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur
(SOP) PT BPRS Tgk Chiek Dipante. Upaya yang dilakukan oleh PT BPRS Tgk
Chiek Dipante dalam menjaga standar NPF yaitu dengan melakukan investigasi
awal pembiayaan, menganalisis pembiayaan, memahami secara keseluruhan
terhadap rencana proyek yang akan di biayai, melakukan pengawasan terhadap
seluruh staf bank, merekrut atau mempertahankan SDM yang berkualitas, dan
membuat laporan secara sistematis. Mekanisme penyelesaian pembiayaan
bermasalah dilakukan dengan cara rescheduling (penjadwalan kembali),
reconditioning (persyaratan kembali), restructuring (penataan kembali) dan
penyitaan jaminan.
Disarankan kepada PT BPRS Tgk Chiek Dipante dalam menyalurkan
pembiayaan harus lebih teliti dan menjalankannya berdasarkan SOP untuk
menghindari terjadinya pembiayaan bermasalah.

PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN
DAN PRINSIP MENGENAL NASABAH
DALAM PENGAJUAN PEMBIAYAAN UNTUK
MENGHINDARI NON PERFORMING
FINANCING (NPF) (Suatu Penelitian pada PT
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Tgk Chiek
Dipante)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vii, 68)., pp., bibl., tabl.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK