PERAN PERAWAT DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN NUTRISI PASIEN KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN PERAWAT DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN NUTRISI PASIEN KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2014


Pengarang

Jayus Maliza Vantona - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101020033

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.994

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskular di dunia, sedangkan di Indonesia kanker merupakan penyakit tidak menular ke-4 tertinggi prevalensinya. Salah satu modalitas pengobatan kanker adalah kemoterapi yang dapat mengakibatkan efek samping pada berbagai sistem tubuh seperti gangguan saluran cerna. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan nutrisi pada pasien menjadi tidak terpenuhi dengan baik. Perawat berperan penting dalam deteksi dini dan skrining malnutrisi pada pasien kanker. Pada pelaksanaannya masih ada perawat yang kurang menjalankan perannya dengan optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran perawat dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pasien dengan tindakan kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang disusun sendiri oleh penulis dalam bentuk pernyataan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peran perawat berada pada kategori baik (82%), dengan rincian untuk peran sebagai pelaksana (79%), pendidik (90%), manajer (79%), advokat (82%), kolaborator (87%), sedangkan peran konsultan/konselor (62%) dan change agent (72%) berada dalam kategori kurang. Berdasarkan hasil tersebut maka diharapkan perawat dapat mempertahankan dan meningkatkan perannya dalam pemberian asuhan keperawatan terutama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pada pasien kemoterapi seperti pemberian informasi, pendidikan kesehatan, dan dukungan positif kepada pasien sehingga prognosis penyakit akan lebih baik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK