PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DEEP DIALOG UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DEEP DIALOG UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 BANDA ACEH


Pengarang

DESI RIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506101020029

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Rianti, Desi. 2020. Penerapan Model Pembelajaran Deep Dialog untuk Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 5 Banda Aceh. Skripsi Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. Mawardi, M. Hum., M A. (2) Sufandi Iswanto, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci : deep dialog, berpikir kritis, SMA Negeri 5 Banda Aceh.

Model pembelajaran memengang peranan penting dalam proses pembelajaran, latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pada saat proses diskusi tanya jawab, jawaban siswa masih belum mengarahkan kedalam berpikir kritis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstribusi model pembelajaran deep dialog terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Banda Aceh. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian merupakan siswa kelas XI IPS yang berjumlah 20 orang siswa, yang terdiri dari 13 siswa dan 7 siswi, diambil berdasarkan referensi guru mata pelajaran sejarah, dengan mempertimbangkan kemampuan siswa di kelas tersebut yang memungkinkan untuk peneliti memperoleh data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis dan wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Persentase rata-rata tiap tahapan kemampuan berpikir kitis, diperoleh hasil sebagai berikut. (a) rata-rata aspek kemampuan memberikan penjelasan sederhana 42,25% (b) rata-rata kemampuan keterampilan mengenal dan memecahkan masalah 36,00% (c) rata-rata aspek kemampuan menarik kesimpulan 46,00%. Maka dari data tersebut diperoleh persentase rata-rata kemampuan hasil tes berpikir kritis siswa pada materi Pendudukan Jepang di Indonesia secara keseluruhan yaitu 45%. Dengan demikian rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Banda Aceh tergolong dalam kategori rendah. (2) Tidak berpengaruhnya model pembelajaran deep dialog terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA Negeri 5 Banda Aceh disebabkan oleh dua faktor, yaitu. (a) Kurang optimalnya pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan semua langkah tidak mencukupi (b) Masih ada beberapa siswa yang belum terbiasa mengerjakan soal berbentuk analisis, sehingga soal yang diberikan masih dianggap terlalu sulit bagi mereka. Maka hal ini menjadi suatu kendala bagi mereka di dalam proses pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan proses berpikir kritis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK