<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="74355">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS X SMAN 2 KUTA BARO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Laila Marfirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemampuan komunikasi matematis dalam kurikulum 2013 memegang peran penting dalam pembelajaran matematika. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis disekolah diperlukan penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah di SMAN 2 Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pre eksperimental design dan jenis desain one group pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMAN 2 Kuta Baro, sedangkan sampelnya adalah kelas X MIA 1. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pemberian soal yang dilakukan sebelum dan setelah pembelajaran. Data penelitian dianalisis dengan uji-t dua pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran berbasis masalah. Dimana hasil kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran masalah lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum diterapkan model pembelajaran berbasis masalah.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>74355</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-24 17:25:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-27 10:24:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>