Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN PGF2? TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS SPERMATOZOA KAMBING BOERKA
Pengarang
FUZA KHOIRIAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1602101010179
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Usaha untuk meningkatkan produktivitas ternak kambing Boerka di antaranya dengan melakukan inseminasi buatan (IB). Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas spermatozoa yang akan digunakan untuk IB maka diberikan hormon prostaglandin F2 alfa (PGF2?). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian PGF2? terhadap peningkatan motilitas spermatozoa kambing Boerka. Dalam penelitian digunakan 3 ekor kambing Boerka yang berumur ±2-3 tahun. Pelaksanaan perlakuan dirancang menggunakan pola latin square 3 x 3 sehingga hewan menerima suntikan P1 (1,5 ml NaCl fisiologis), P2 (37,5 µg PGF2?) dan P3 (75 µg PGF2?) dengan interval waktu perlakuan adalah 30 menit sebelum koleksi semen. Sampel semen dikoleksi dengan menggunakan vagina buatan dan diamati warna, konsistensi, volume, konsentrasi, motilitas, dan Motilitas spermatozoa diamati setelah 4 jam di dalam refrigerator. Data warna dan konsistensi semen dilaporkan secara deskriptif, sedangkan volume, motilitas semen segar, viabilitas, dan motilitas spermatozoa setelah 4 jam di dalam refrigerator dianalisis dengan analisis varian yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa warna dan konsistensi semen yang dikoleksi pada semua kelompok perlakuan adalah krem dengan konsistensi kental. Rataan (±SD) volume semen (ml) ; konsentrasi spermatozoa (106/ml); motilitas semen segar (%); dan motilitas semen setelah penyimpanan (%) pada P1 vs P2 vs P3 masing-masing adalah 0,90±0,5 vs 0,70±0,3 vs 0,90±0,3 (P>0,05); 2303,33±327,15 vs 2336,67±332,91 vs 2576,67±261,02 (P>0,05); 84,00±5,1 vs 73,33±11,54 vs 80,00±0,0 (P>0,05); 63,67±5,5 vs 53,33±5,7 vs 66,67±2,8(P0,05); 84,00±5,1 vs 73,33±11,54 vs 80,00±0,0 (P>0,05); 63,67±5,5 vs 53,33±5,7 vs 66,67±2,8 (P
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBEDAAN MINERAL MIKRO SENG (ZN) DAN BESI (FE) ANTARA KAMBING GEMBRONG DENGAN KAMBING BOERKA DAN KAITANNYA DENGAN KUALITAS SPERMA (Tasya Fakhira Harahap, 2024)
STUDI MEKANISME MOLEKULER PENINGKATAN KUALITAS SEMEN KAMBING GEMBRONG SETELAH PEMBERIAN PGF2A SECARA IN VIVO DAN IN VITRO (Husnurrizal, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN PGF2? DALAM PENGENCER ANDROMED TERHADAP PENINGKATAN MOTILITAS SPERMATOZOA KAMBING NUBIAN (ADHEA PRESTIYA, 2020)
PERBANDINGAN PERFORMA REPRODUKSI KAMBING GEMBRONG DAN KAMBING BOERKA JANTAN (Daffa Gustia Putra Akbar, 2022)
STUDI KASUS PENGARUH WAKTU PEMBERIAN PROSTAGLANDIN F?? SEBELUM KOLEKSI TERHADAP KUALITAS SEMEN SAPI ACEH DI UPT. HEWAN COBA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Valerie Yovita Edward, 2018)