<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="73710">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ALELOPATI BEBERAPA JENIS GULMA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mustawahab</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alelopati beberapa jenis gulma terhadap perkecambahan benih gulma bayam duri (Amaranthus spinosus L.) Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Gulma Jurusan Agroteknologi, Laboratorium Analisis Pangan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Laboratorium Kimia Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi, Universitas Lampung, Bandar Lampung. Penelitian ini mulai dari Agustus sampai November 2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial. Terdapat 16 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan pertama  E?= Alang-alang 0,5%, E?= Alang-alang 1%, E?= Alang-alang 1,5%, E4= Babadotan 0,5%, E5= Babadotan 1%, E6= Babadotan 1,5%, E7= Kirinyuh 0,5%, E8= Kirinyuh 1%, E9=Kirinyuh 1,5%, E10= Teki 0,5%, E11= Teki 1%, E12= Teki 1,5%, E13= Rumput paitan 0,5%, E14= Rumput paitan 1%, E15= Rumput paitan 1,5%, E0= Kontrol negatif. Setiap perlakuan terdiri dari 2 unit sehingga terdapat 96 unit satuan percoabaan. Parameter yang diamati adalah Potensi tumbuh maksimum (%), Daya berkecambah (%), Kecepatan tumbuh (%), Indeks vigor (%), Keserampakan tumbuh (%), dan Waktu mencapai 50% dari total perkecamabahan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian alelopati beberapa ekstrak gulma berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, indeks vigor, keserampakan tumbuh dan T50 dari benih bayam duri. Perlakuan terbaik dari alelopati beberapa ekstrak gulma yang dapat menghambat potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan T50 benih bayam duri dijumpai pada ekstrak teki dengan konsentrasi 1,5%. &#13;
&#13;
Kata kunci : Bayam duri, Alelopati, Beberapa jenis gulma&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>73710</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-08 14:41:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-09 10:42:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>