ISTUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN GADUNG (DIOSCOREA SPP.) PADA MASYARAKAT LOKAL SEKITAR HUTAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ISTUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN GADUNG (DIOSCOREA SPP.) PADA MASYARAKAT LOKAL SEKITAR HUTAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Tia Russita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508104010012

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah jenis gadung (Dioscorea spp.) yang terdapat di Kabupaten Aceh Selatan dan mendapatkan informasi etnobotani masing-masing jenis tersebut. Penelitian yang dilakukan dari bulan Juni 2019 hingga Juni 2020 ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Penelitian dilakukan di enam kecamatan terpilih di Kabupaten Aceh Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis tumbuhan gadung yang terdapat di Aceh Selatan yaitu Dioscorea alata, Dioscorea bulbifera, Dioscorea hispida dan Dioscorea pentaphylla. Semua jenis gadung tersebut digunakan sebagai bahan pangan dan obat-obatan. Jumlah pangan yang dihasilkan dari pengolahan umbi D. alata sebanyak tujuh jenis masakan, pengolahan umbi D. hispida menghasilkan sebanyak tiga jenis masakan, D. bulbifera sebanyak dua jenis masakan dan D. pentaphylla menghasilkan sebanyak satu jenis masakan. Jumlah penyakit yang dapat diobati dari hasil pengolahan umbi D. alata sebanyak empat jenis penyakit, umbi D. hispida dan D. pentaphylla sama-sama dapat mengobati satu jenis penyakit. Selain sebagai obat dan pangan D. alata digunakan sebagai pewarna makanan alami dan D. hispida digunakan sebagai racun ikan dan mengobati luka pada kerbau.

Kata kunci: pangan, obat, gadung


ABSTRACT
This study aims to obtain the number of species of yams (Dioscorea spp.) that occur in South Aceh District and to obtain ethnobotanicaly information of each species. The research, which was conducted from June 2019 to June 2020, used the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The study was conducted in six sub districts in South Aceh District. The results showed that there were four species of Yams (Dioscorea spp.) that found in South Aceh, namely Dioscorea alata, Dioscorea bulbifera, Dioscorea hispida and Dioscorea pentaphylla. All the species are used as food and medicine. The amount of food produced from processing of D. alata tubers is seven types of food, processing of D. hispida tubers produces three types of food, D. bulbifera two types of food and D. pentaphylla produces one type of food. The number of diseases that can be treated from the processing of D. alata tubers is four types of disease, processing of D. hispida tubers and D. pentaphylla both can treat one type of disease. Aside from being a drug and food, D. alata is used as a natural food coloring and D. hispida is used as a fish poison and to treat buffalo wounds.

Keywords : food, medicine, yams

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK