<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7357">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KESIAPSIAGAAN SISWA MENGHADAPI BENCANA GEMPA TSUNAMI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BANDA ACEH TAHUN 2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rezki Novita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu tempat yang sangat rentan saat terjadinya bencana gempa-tsunami adalah sekolah dimana terdapat banyak individu. Oleh karena itu masyarakat harusnya benar-benar memahami dan sadar untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada diri mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana gempa tsunami di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh tahun 2014. Desain penelitian menggunakan deskriptif eksploratif melalui pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah populasi 913 orang dan jumlah sampel sebanyak 180 orang. Pengumpulan data dengan membagi kuesioner, kuesioner diadopsi dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006) yang terdiri dari 31 item pernyataan dan dilakukan dengan cara pembagian angket. Data dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana gempa tsunami di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh berada pada kategori sedang dengan frekuensi 114 orang (63.33%) yang meliputi empat variabel yaitu kesiapsiagaan bencana gempa-tsunami berdasarkan pengetahuan berada pada kategori sedang dengan frekuensi 105 orang (53.3%), rencana tanggap darurat pada kategori sedang dengan frekuensi 77 orang (48.2%), sistem peringatan dini pada kategori rendah dengan frekuensi 81 orang (45.0%), mobilisasi sumberdaya pada kategori tinggi dengan frekuensi 79 orang (43.9%). Saran peneliti kepada sekolah untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan bencana disekolah sehingga seluruh komunitas sekolah khususnya siswa dapat mengantisipasi dan mengurangi dampak yang terjadi akibat bencana.&#13;
Kata Kunci       : Kesiapsiagaan Siswa, Bencana, Gempa, Tsunami, Sekolah.&#13;
Daftar bacaan    : 16 buku + 1 skripsi + 6 jurnal + 3 internet (2002-2011)</note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - PERSONAL SEFETY</topic>
 </subject>
 <classification>613.69</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>7357</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-16 14:03:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-27 10:43:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>