PEMBELAJARAN REMEDIAL DENGAN PENEKANAN PADA NUMBER SENSE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG BILANGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMBELAJARAN REMEDIAL DENGAN PENEKANAN PADA NUMBER SENSE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG BILANGAN


Pengarang

Nurmusyidati fajri Helmy - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200160007

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kurikulum 2013 menganut sistem pembelajaran tuntas, akan tetapi nilai tes siswa pada materi bilangan khususnya pecahan di beberapa sekolah masih rendah dan tidak mencapai KKM. Hal ini dikarenakan siswa kesulitan menentukan algoritma yang cocok ketika melakukan operasi hitung pecahan sehingga remedial dengan penekanan pada number sense diperlukan untuk membantu siswa peka terhadap berbagai algoritma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa tentang bilangan dengan penekanan pada number sense dan juga mendeskripsikan perkembangan pemahaman siswa setelah remedial dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed methods) dengan strategi concurrent triangulation. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Meurah Mulia dan sampel dipilih secara random yaitu 19 siswa kelas VII-2. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman siswa tentang bilangan dan wawancara semi terstuktur. Data pemahaman siswa dianalisis dengan paired sample t test, sedangkan hasil wawancara dianalisis secara deskriptif. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pembelajaran remedial dengan penekanan pada number sense dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bilangan. Temuan lainnya adalah pemahaman siswa tentang bilangan berkembang melalui beberapa tahap; (1) Pada tes awal, tidak ada siswa yang menggunakan number sense dan siswa juga tidak bisa menentukan algoritma hitung yang tepat untuk menyelesaikan soal yang diberikan; (2) Setelah remedial I, siswa sudah mulai menggunakan number sense dan juga menentukan algoritma yang tepat untuk menyelesaikan beberapa soal; (3) Setelah remedial II, Siswa menggunakan number sense pada sebagian besar soal yang diberikan. Berdasarkan hasil tersebut maka seharusnya guru lebih menekankan number sense ketika mengajarkan matematika di sekolah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK