AKTIVITAS SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI SMP NEGER1 1 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

AKTIVITAS SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI SMP NEGER1 1 BANDA ACEH


Pengarang

CUT ELYSA ANGGRAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506103020054

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika karena dapat membantu siswa dalam menganalisa kebenaran dan kesalahan suatu pertanyaan yang diberikan pada soal, menjawab pertanyaan disertai alasan, membuat pertimbangan dan menilai sesuatu secara menyeluruh untuk menyelesaikan masalah. Namun pentingnya kemampuan berpikir kritis ini belum diimbangi dengan capaian siswa. Minimnya kemampuan berpikir kritis siswa dikarenakan beberapa faktor salah satunya yaitu faktor guru dalam melaksanakan pembelajaran yang belum melibatkan keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa ditinjau dari kemampuan berpikir kritis melalui model PBL pada materi PLSV dan PtLSV di SMP Negeri 1 Banda Aceh yang melibatkan sepuluh siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, wawancara, dan lembar observasi. Tes dilakukan setelah pembelajaan berlangsung. Subjek penelitian dipilih berdasarkan jawaban tes yang mewakili kategori sangat kritis, kritis, cukup kritis, kurang kritis, dan tidak kritis. Observasi dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan wawancara dilaksanakan untuk mengklarifikasi jawaban tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik kemampuan berpikir kritis siswa yang dikaitkan dengan aktivitas siswa selama pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis siswa dianalisis dari hasil tes dan wawancara. Sedangkan aktivitas siswa dianalisis dari hasil observasi yang dilakukan oleh tiga orang observer. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa yang berada pada kategori sangat kritis memenuhi keempat indikator kemampuan berpikir kritis. Siswa pada kategori kritis memenuhi tiga indikator kemampuan berpikir kritis. Adapun siswa pada kategori cukup kritis memenuhi dua indikator kemampuan berpikir kritis. Selanjutnya siswa yang berada pada kategori kurang kritis hanya memenuhi satu indikator kemampuan berpikir kritis. Siswa yang berada pada kategori tidak kritis tidak dapat memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis. Siswa yang berada pada kategori sangat kritis, kritis, dan cukup kritis cenderung melakukan aktivitas yang tergolong aktif, sedangkan siswa pada kategori kurang kritis dan tidak kritis cenderung melakukan aktivitas yang tergolong tidak aktif selama pembelajaran.

Kata kunci: Kemampuan berpikir kritis, Aktivitas Siswa, Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK