TINDAK PIDANA MEMBAWA NARKOTIKA MELALUI BANDAR UDARA (SUATU PENELITIAN DI BANDAR UDARA SULTAN ISKANDAR MUDA ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TINDAK PIDANA MEMBAWA NARKOTIKA MELALUI BANDAR UDARA (SUATU PENELITIAN DI BANDAR UDARA SULTAN ISKANDAR MUDA ACEH BESAR)


Pengarang

Iwanda Mahara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1303101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Iwanda Mahara
2020




Dr. Rizanizarli, S.H., M.H.
Pasal 115 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah). Namun di Wilayah Bandar udara Sultan Iskandar Muda masih banyak membawa narkotika yang melibatkan penumpang pesawat udara secara langsung.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana membawa narkotika melalui bandar udara sultan iskandar muda, upaya penanggulangan tindak pidana membawa melalui bandar udara sultan iskandar muda, hambatan penanggulangan tindak pidana membawa narkotika bandar udara sultan iskandar muda.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum empiris, yang mana penelitian hukum ini berfokus kepada bagaimana suatu hukum dapat berjalan di tengah masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara mewawancarai narasumber dan informan yang telah ditentukan sebelumnya, selanjutnya digunakan data kepustakaan sebagai pelengkap di dalam penelitian ini. Setelah pengumpulan data dianggap cukup selanjutnya dianalisis untuk selanjutnya dituang ke dalam sebuah bentuk tulisan di dalam skripsi ini.
Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan, faktor penyebab terjadinya tindak pidana membawa Narkotika di Bandar Udara Sultan Iskandar dikarenakan Bandar Udara Sultan Iskandar merupakan jalur satu-satunya untuk penerbangan Aceh, pemeriksaan yang dilalui pengedar hanya melalui satu tahap, menghemat waktu dan biaya perjalanan dibandingkan dengan moda transportasi darat dan laut. Upaya Penanggulangan tindak pidana membawa narkotika melalui bandar udara oleh keamanan bandar udara terdiri dari beberapa upaya yaitu Periksaan secara intensif, melakukan investigasi, bekerja sama degan kepolisian dan memberikan penghargaan bagi kepada siapa saja yang dapat menggagalkan usaha membawa narkotika melalui Bandar Udara Sultan Iskandar Muda. Hambatan yang dijumpai pada saat pencegahan peredaran narkotika melalui bandar udara Sultan Iskandar Muda adalah semakin berkembangnya modus para penyelundup untuk mengelabui petugas pengamanan bandara.
Disarankan kepada pihak pengelolaan bandar udara berkerja sama dengan pihak BNN untuk memperbaiki sistem keamanan bandara agar lebih baik lagi untuk pemberantasan narkotika. Disarankan kepada pihak keamanan bandara untuk memberikan pendidikan khusus kepada anggotanya terkait dengan teknik dan cara mengidentifikasi seorang penyelundup narkotika.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK