<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="73083">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA MENTAL TOUGHNESS DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA PELAJAR PESANTREN MODERN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA SAFIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mental toughness merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menghadapi stressor, tekanan, dan tantangan agar dapat mencapai tujuan yang dimiliki. Individu dengan mental toughness yang tinggi akan mampu mengatasi berbagai macam tuntutan dan tekanan yang akan dihadapinya, diantaranya adalah tuntutan yang akan ditemui dalam bidang pendidikan, seperti prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mental toughness dengan prestasi akademik pada pelajar pesantren modern. Sejumlah 335 pelajar yang terdiri dari 219 perempuan dan 116 laki-laki dengan rentang usia 12-18 tahun telah dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling. Mental Toughness Questionnaire-18 (MTQ-18) digunakan sebagai alat ukur mental toughness, sedangkan prestasi akademik diukur melalui nilai rapor pelajar di Semester Ganjil Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan, dengan nilai signifikansi (p)= 0,011 dan koefisien korelasi (r)= 0,139, yang artinya semakin tinggi tingkat mental toughness maka akan semakin tinggi pula prestasi akademik yang diperoleh. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengaruh variabel mental toughness hanya sebesar 1,9% terhadap prestasi akademik pelajar. Disisi lain, juga ditemukan bahwa  mayoritas pelajar pesantren berada pada kategori sedang, baik untuk mental toughness maupun prestasi akademik, yaitu sebanyak 272 (81,2%) subjek untuk mental toughness dan prestasi akademik sebanyak 233 (69,6%) subjek. &#13;
&#13;
Kata kunci: Mental Toughness, Prestasi  Akademik, Pelajar Pesantren &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>73083</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-02 11:37:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-03 14:56:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>