PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN PENAMBAHAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) TERHADAP KADAR ETANOL, VITAMIN C DAN SENSORI INFUSED WATER KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN PENAMBAHAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) TERHADAP KADAR ETANOL, VITAMIN C DAN SENSORI INFUSED WATER KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA)


Pengarang

Muhammad Arifullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405105010038

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muhammad Arifullah. 1405105010038. Pengaruh Lama Perendaman dan Penambahan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Terhadap Kadar Etanol, Vitamin C dan Sensori Infused Water Kurma (Phoenix dactylifera) di bawah bimbingan Murna Muzaifa sebagai ketua dan Yanti Meldasari Lubis sebagai anggota.

RINGKASAN

Air merupakan sumber kehidupan dan kebutuhan utama makhluk hidup terutama bagi tubuh manusia. Walaupun air putih sudah diketahui manfaatnya namun masih ada orang yang kurang gemar mengkonsumsi air putih. Bagi konsumen yang sudah terbiasa minum soft drink, jus atau sejenisnya, mengkonsumsi air itu bukan hal yang mudah. Oleh sebab itu, dilakukanlah inovasi dengan menghadirkan air putih yang beraroma dan menyehatkan, tanpa mengurangi manfaatnya, yaitu infused water atau detox water atau dikenal dengan sebutan spa water. Infused water kurma adalah salah satu minuman alkali yang baik untuk kesehatan tubuh. Buah kurma tidak mengandung vitamin C, adanya penambahan jeruk nipis dapat meningkatkan nilai nutrisi kadar vitamin C dan dapat menambah kesegaran infused water kurma.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama waktu perendaman dan penambahan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) terhadap karakteristik sensori dan kimia infused water kurma (Phoenix dactylifera). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan masing-masing 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah variasi lama perendaman (P) yang terdiri dari 3 Taraf yaitu P1 = 1 hari, P2 = 3 hari, P3 = 5 hari. Faktor kedua adalah jumlah potongan jeruk nipis (J) yang terdiri dari 3 taraf yaitu J1 = 1 potong, J2 = 2 potong dan J3 = 3 potong. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan yaitu kadar etanol, kadar vitamin C, uji organoleptik (deskriptif dan hedonik) terhadap warna, aroma dan rasa.
Hasil penelitian menunjukkan lama perendaman (L) berpengaruh terhadap kadar etanol, uji deskripsi warna, uji hedonik warna, aroma. Jumlah penambahan jeruk nipis (J) berpengaruh terhadap uji deskripsi rasa manis, rasa asam, uji hedonik rasa. Interaksi antara lama perendaman dan jumlah penambahan jeruk nipis (PJ) berpengaruh terhadap kadar vitamin C. Semakin lama perendaman dan semakin banyak buah kurma yang digunakan, maka semakin tinggi kadar alkohol. Alkohol tertinggi diperoleh pada perlakuan 5 hari (0,98% b/v). Semakin banyak jumlah jeruk nipis yang digunakan maka semakin tinggi kadar vitamin C. Berdasarkan uji rangking, perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan perendaman 1 hari dan penambahan 1 pototng jeruk nipis (P1J1) dengan kadar etanol 0,19%, kadar vitamin C 61,25 mg, nilai uji deskriptif warna 2,73 (netral), aroma 2,79 (netral), rasa manis 2,86 (netral), rasa asam 2,14 (lemah) , dan uji hedonik warna 3,76 (suka), aroma 3,47 (netral), dan rasa 3,27 (netral).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK