FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR TAHUN 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR TAHUN 2014


Pengarang

Eka Kurnia Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101020072

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN

SKRIPSI
24 Juni 2014

xiv + VI Bab + 63 halaman + 11 tabel + 2 skema + 14 lampiran

EKA KURNIA SARI
1007101020072

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR TAHUN 2014

ABSTRAK

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih merupakan masalah kesehatan utama yang banyak ditemukan di Indonesia terutama Aceh. ISPA termasuk 10 besar penyakit yang sering dialami masyarakat dan setiap tahunnya prevalensi kejadiannya semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor pendapatan keluarga, pendidikan ibu, sanitasi rumah dan status gizi dengan kejadian ISPA pada balita di desa Meunasah Manyang kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar tahun 2014. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 April sampai dengan 9 Mei 2014. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelatif melalui pendekatan cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling terhadap 55 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode observasi, pengukuran dan wawancara terpimpin. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian ISPA (p-value = 0,003), terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian ISPA (p-value = 0,001), terdapat hubungan antara sanitasi rumah dengan kejadian ISPA (p-value = 0,001), terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA (p-value = 0,001). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kepada Puskesmas dan kader kesehatan yang berada di desa untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan keluarga terutama ibu tentang ISPA melalui kegiatan penyuluhan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga seperti mempertahankan lingkungan rumah yang sehat dan status gizi balita yang baik untuk mencegah meningkatnya kejadian ISPA.

Kata kunci : ISPA, balita, pendapatan keluarga, pendidikan ibu, sanitasi rumah,
status gizi
Daftar bacaan : 24 buku + 7 jurnal + 17 sumber online (1999-2014)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK