<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="72582">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DAN ASUPAN NUTRISI IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI 1-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEA FATIMAH SYIFANI HAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah status gizi pada  bayi merupakan masalah kesehatan yang penanganannya tidak hanya dari pendekatan medis, namun melibatkan berbagai sektor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga dan asupan nutrisi ibu menyusui dengan status gizi bayi 1-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Penelitian dilakukan dari tanggal 7 hingga 21 November 2019 terhadap 43 responden dengan desain cross sectional. Metode sampling adalah non probability sampling jenis total sampling. Pendapatan dibedakan berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh 2018 tentang UMP                      (Upah Minimum Provinsi). Asupan nutrisi ibu menyusui menggunakan instrument survey makanan yaitu SQ-FFQ dan hasil dimasukkan ke software Nutrisurvey 2007. Status gizi bayi dinilai menggunakan WHO Child Growth Standards. Data dianalisa dengan uji Korelasi Spearman. Hasil didapatkan responden berpendapatan rendah (60,5%) dan berpendapatan tinggi (39,5%). Asupan nutrisi ibu baik (65,1%) dan asupan nutrisi ibu kurang (34,9%). Status gizi bayi berdasarkan BB/U normal (88,4%) dan gizi kurang (11,6%), berdasarkan PB/U normal (88,4%), pendek (9,3%) dan sangat pendek (2,3%). Berdasarkan BB/PB normal (81,4%), kurus (16,3%) dan sangat kurus (2,3%). Hasil uji korelasi Spearman antara tingkat pendapatan dan status gizi bayi didapatkan                        ( p value &gt; 0,05) dan (r &lt; 0,2) menunjukkan tidak terdapat hubungan. Hasil uji korelasi spearman antara asupan nutrisi ibu menyusui dengan status gizi bayi didapatkan (p value &gt; 0,05) menunjukkan tidak terdapat hubungan. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungn antara pendapatan keluarga dan asupan nutrisi ibu menyusui dengan status gizi bayi 1-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pendapatan, Asupan Nutrisi, Status Gizi, Ibu Menyusui, Bayi.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>72582</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 11:30:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 14:31:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>