<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="72546">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TELUR PUYUH TERHADAP ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) BAKTERI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI BRILLIANULLAH KADARWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telur puyuh memiliki kandungan gizi cukup lengkap sehingga menjadi media yang baik bagi pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan telur puyuh terhadap angka lempeng total bakteri. Sampel yang digunakan yaitu telur puyuh sejumlah 30 butir dimana 15 butir disimpan pada suhu ruang yaitu 27° C dan 15 butir disimpan pada suhu dingin yaitu 5° C. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu suhu ruang dan suhu dingin dan waktu pengamatan yaitu hari ke-1, 4, 7, 10 dan13 sebanyak tiga kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu jumlah koloni yang tumbuh pada media plate count agar (PCA) setelah diinkubasi selama 24 jam pada suhu 370 C. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan berpengaruh terhadap ALT bakteri telur puyuh. Jumlah ALT bakteri pada telur puyuh pada hari ke-13 di suhu ruang memiliki jumlah cemaran bakteri melebihi batas maksimum  yang ditetapkan SNI yaitu 6,8 x 105 cfu/ml. Dapat disimpulkan bahwa suhu dan lamanya penyimpanan telur puyuh berpengaruh terhadap ALT bakteri.   &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>72546</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 10:33:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-01 10:21:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>