<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="72140">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS EKTSRAK ETANOL SAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RANI OKTARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Luka bakar disebabkan karena interaksi kulit dengan suhu tinggi seperti listrik, api, bahan kimia, dan radiasi yang dapat merusak kulit dan mempengaruhi seluruh sistem tubuh. Penelitian ini bertujuan melihat aktivitas ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) terhadap percepatan penyembuhan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus). Hewan coba yang digunakan 28 ekor tikus putih terbagi kedalam 4 kelompok perlakuan masing-masing 7 ekor tikus. Luka bakar dilakukan dengan plat besi berukuran 2x2 cm yang dihubungkan dengan solder listrik yang telah dipanaskan dan ditempelkan pada punggung tikus selama 5 detik sampai terbentuknya luka bakar derajat IIA. Kelompok P1 dioleskan akuades, kelompok P2 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka 5%, kelompok P3 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka 10%, kelompok P4 dioleskan gel Bioplacenton®. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Pemberian gel ekstrak etanol daun malaka konsentrasi 10% dapat mempercepat penyembuhan luka bakar ditandai dengan ukuran luka bakar mengecil dan penyembuhan yang cepat. Ekstrak etanol daun malaka berpotensi untuk dikembangkan sebagai gel dalam percepatan penyembuhan luka bakar. &#13;
&#13;
Kata kunci: Luka bakar, daun malaka (Phyllanthus emblica), tikus putih  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BURNS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RATS ( RATTUS )</topic>
 </subject>
 <classification>617.11</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>72140</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-26 11:08:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 10:45:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>