<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="72138">
 <titleInfo>
  <title>STUDI GAMBARAN HISTOLOGI, HISTOMORFOMETRI, DAN HISTOKIMIA SEBARAN GLIKOGEN PADA OTOT DADA DAN PAHA AYAM KAMPUNG (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) PERIODE SEBELUM DAN SETELAH MENETAS.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SULTAN FADHILLA TAQWA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Otot merupakan bagian utama yang penting pada tubuh yang berfungsi sebagai alat gerak aktif, termoregulasi, dan membentuk tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histologi, histomorfometri, dan histokimia sebaran glikogen pada otot dada dan paha ayam kampung periode sebelum dan setelah menetas dengan menggunakan pewarnaan Haematoksilin-Eosin (HE) dan Periodic acid-Schiff (PAS). Sampel penelitian dibagi menjadi empat kelompok tingkat umur berbeda dan masing-masing kelompok berjumlah enam otot dada dan paha ayam. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan jaringan yang diawali oleh sel mioblas kemudian menjadi serabut otot yang berkumpul membentuk fasikulus. Hasil pengukuran diameter fasikulus otot dada dan paha serta serabut otot dada dan paha ayam kampung hari ke-14, hari ke-20 sebelum menetas dan hari ke-7 setelah menetas berturut-turut adalah 182,06 ± 4,71 µm dan 122,16 ± 5,01 µm; 371,43 ± 1,77 µm dan 173,25 ± 5,58 µm; serta 587,47 ± 20,25 µm dan 192,89 ± 5,60 µm, serta untuk serabut otot 30,59 ± 1,57 µm dan  23 ± 0,23 ; 74,23 µm ± 0,52 dan 42,47  ± 0,46 µm; 149,11 ± 0,95 µm dan 59,23 ± 0,77 µm. Hasil histokimia sebaran glikogen pada jaringan otot ayam kampung hari ke-14, hari ke-20 sebelum menetas dan hari ke-7 setelah menetas pada otot berturut-turut adalah (+), (++), (+++). Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan otot dada dan paha ayam kampung terdapat perbedaan nyata pada setiap kelompok umur.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>72138</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-26 10:36:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-29 09:55:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>