<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="72096">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN TERAPI SENI VISUAL (KOLASE) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK DOWN SYNDROME</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Reza Irmayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci : Down Syndrome, Motorik Halus, Kualitatif Deskriptif&#13;
Motorik Halus adalah pengunaan otot-otot kecil seperti otot-otot pada jari tangan dan kekuatan pergelangan tangan yang berkoordinasi dengan mata dan tangan secara cermat dalam   mencapai   keterampilan   tertentu. Penelitian   ini   bertujuan untuk melihat keefektifan terapi seni visual (kolase) dalam meningkatkan keterampilan halus pada anak down syndrome. Kolase adalah sebuah teknik menempel berbagai macam bahan tertentu kedalam suatu pola gambar sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang indah, bahan yang ditempel dapat berupa kertas, kain, biji-bijian dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa Down Syndrome dari Sekolah Dasar Luar Biasa Bukesra Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen observasi melalui tes  perbuatan  dan  menggunakan  wawancara  yang  diadopsi  dari  Aida  Fitri  (2017). Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 12 kali pertemuan dengan kategori 3 pertemuan pertama untuk melihat kondisi awal subjek sebelum diberikan treatment, 6 pertemuan pemberian  treatment dan 3  pertemuan selanjutnya untuk melihat kondisi perubahan subjek.  Hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan motorik halus siswa setelah  diberikan  treatment  seni  kolase  lebih  tinggi  dari  pada  sebelum  diberikan treatment   ditandai   dengan   peningkatan   skor   pada   keterampilan   memegang   dan menempel pada subjek dengan indikator berkembang sangat baik (BSB) . Diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal pada siswa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COUNSELING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DOWN  SYNDROME - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>371.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>72096</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-25 14:39:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 15:40:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>