PENERAPAN PENDIDIKAN DINIYAH DI SDN 24 KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN PENDIDIKAN DINIYAH DI SDN 24 KOTA BANDA ACEH


Pengarang

FADHIL PAHLAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104030027

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul penerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan program pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh dan faktor yang menghambat dan mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan penelitian deskriptif. lokasi penelitian yaituSDN 24 Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancaradan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwapenerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh merupakan pendidikan berbasis Islami untuk memperbaiki akhlak pelajar agar memiliki nilai moral dengan dibarengi akhlak yang baik nilai-nilai agama Islam. Dalam program ini, siswa sekolah dasar dituntut untuk menguasai kitab lapan, yaitu Masailal Muhtadin, Tarikh, Ibadah, Uswatun Hasanah, Tauhid, Fardhu’ain, disamping itu Juz Amma, Do’a Shalat, Tahsinul kitab (siswa di ajari membaca kitab), dan materi-materi lainnya.Faktor yang mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh adanya antusias dan kemauan siswa yang begitu senang dengan kegiatan diniyah. Sehingga ini memudahkan guru/ ustad/ah untuk menyampaikan materi. Kedua; faktor tenaga pengajar yang mampu berkalaborasi dengan media pembelajaran (seperti belajar sambil bermain, menyanyikan lagu Islami atau shalawat sehingga tidak menyebabkan siswa bosan, mampu memberikan motivasi bagi siswa. Sedangkan faktor penghambat yang menjadi kendala yaitu tidak adanya silabus atau bahan ajar yang ditargetkan oleh dinas pendidikan serta kurangnya dukungan orang tua. Sebagian orang tua kurang mendukung kegiatan diniyah, ini dibuktikan dengan kurangnya minat hadir siswa pada saat jam diniyah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK