<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="71934">
 <titleInfo>
  <title>STUNTING DAN PROFIL EKONOMI MASYARAKAT DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT PUTRI ASNAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Judul 			: Stunting dan Profil Ekonomi Masyarakat di Aceh&#13;
Nama 			: Cut Putri Asnawati&#13;
NIM 			: 1601101010040&#13;
Fak/Jur 		: Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan&#13;
Dosen Pembimbing	: Muhammad Ilhasyah Siregas, S.E., M.A&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa peluang ibu yang bisa memiliki anak stunting dengan profil ekonomi masyarakat miskin di Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan model logistik. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data terdiri dari data cross section, data tersebut di peroleh dari SUSENAS Maret 2018, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh tahun 2018. Variabel yang digunakan adalah jumlah anggota keluarga, ASI, akses air dan sanitasi, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan sepanjang hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien dari variabel jumlah anggota keluarg adalah positif, semakin banyaknya jumlah anak akan meningkatkan risiko melahirkan anak stunting. Sedangkan nilai koefisien akses air bersih, konsumsi protein harian dan kunjungan ke faskes selama hamil dan nifas seluruhnya bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa akses air bersih yang lebih aman, konsumsi protein harian yang memadai serta kunjungan ke FASKES selama hamil dan nifas yang lebih sering akan menurunkan risiko melahirkan anak stunting. Variabel-variabel tersebut secara statistik signifikan pada tingkat keyakinan 9.&#13;
&#13;
Kata kunci: Stunting, Ukuran keluarga, ASI, sanitasi, Aceh.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>71934</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-23 12:57:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-23 14:14:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>