PROBLEMATIKA GURU PJOK DALAM PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI PADA SEKOLAH DASAR PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROBLEMATIKA GURU PJOK DALAM PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI PADA SEKOLAH DASAR PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Hamdani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1806204020010

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Olahraga (S2) / PDDIKTI : 85101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pendidikan inklusif merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah
regular yang memberikan pelayanan pendidikan kepada setiap peserta didik, tanpa
membeda-bedakan antara anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan anak normal.
Pendidikan tersebut memberikan kesempatan kepada ABK untuk mengikuti
pendidikan bersama dengan anak lain pada umumnya. Pembelajaran Pendidikan
Jasmani Olahraga dan kesehatan (PJOK) merupakan salah satu bidang studi yang
diajarkan untuk ABK. Dengan demikian guru PJOK perlu untuk dapat menangani
ABK dalam proses pembelajaran. Kondisi yang terjadi saat ini di lapangan bahwa
masih adanya kendala yang dihadapi terkait keterlaksanaan pendidikan inklusi.
Sehubungan dengan permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
problematika guru PJOK dan penanganan problematika dari permasalahan
menghadapi ABK pada Sekolah Dasar penyelenggaraan pendidikan inklusif di
Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru PJOK, kepala sekolah, dan
kabid Disdikbud Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan data yang digunakan
yaitu wawancara dan observasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif terkait
problematika dan penanganan yang dihadapi guru PJOK. Data tersebut dianalisis
dengan cara reduksi data, penyajiandata dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) Problematika yang terjadi yaitu teknis pembelajaran
yang tidak sesuai dengan perangkat pembelajaran bagi ABK, kurikulum umum
yang digunakan oleh sekolah, evaluasi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,
sarana dan prasarana khusus ABK yang masih jauh dari harapan, pembiayaan
yang belum optimal, dan kerjasama sekolah yang belum efektif, (2) Penanganan
terhadap problematika tersebut yaitu guru PJOK menerapkan strategi atau metode
yang sesuai dengan kebutuhan ABK, menyesuaikan penerapan kurikulum saat di
kelas maupun di lapangan, saling bertukar ide untuk evaluasi yang tepat,
mengusulkan agar sarana dan prasarana dan pembiayaan terealiasi dengan baik,
dan kerjasama dilakukan pihak sekolah dengan berbagai pihak yang berkaitan
dengan pendidikan inklusif.
Kata Kunci: Problematika, Guru PJOK, Anak Berkebutuhan Khusus

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK