<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="71768">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN PUSAT KONVENSI DAN EKSHIBISI DI BANDA ACEH (TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR MODERN)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM PERDANA SUMARDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MICE (Meeting,Incentive, Convention and Exhibition)  merupakan bisnis yang berkontribusi tinggi secara ekonomi terlebih untuk negara berkembang termasuk di Indonesia. Aceh merupakan salah satu daerah dari sekian banyak wilayah di Indonesia yang menjadi tujuan dalam berwisata dikarenakan sumber daya alamnya yang indah. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang bekunjung ke Aceh, maka sector pariwasata menjadi salah satu sector yang harus diperhatikan. Salah satu cara untuk meningkatkan sector ini yaitu dengan membangun sebuah sarana dan prasarana untuk kegiatan MICE. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, maka diperlukan sebuah bangunan Pusat Konvensi dan Ekshibisi di Banda Aceh. Pada laporan ini metode perancangan yang digunakan yaitu melalui pendekatan rancangan dengan cara melakukan pengamatan pada lokasi tapak yang selanjutnya dianalisa melalui pendekatan rancangan dan munculah sebuah acuan dalam merancang sebuah bangunan MICE. Tema yang dipakai yaitu Arsitektur Modern&#13;
&#13;
Kata kunci: MICE, wisata, bangunan MICE, Arsitektur Modern&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>71768</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-17 00:13:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-17 09:41:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>