PENENTUAN ZONA MOHO DIBEBERAPA STASIUN SEISMOGRAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE RECEIVER FUNCTION DI PULAU SUMATRA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENENTUAN ZONA MOHO DIBEBERAPA STASIUN SEISMOGRAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE RECEIVER FUNCTION DI PULAU SUMATRA


Pengarang

RIZKIE ANWARDANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504107010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian menggunakan metode receiver function di Pulau Sumatra dengan menggunakan salah satu stasiun seismogram yaitu KCSI. Metode receiver function merupakan metode yang memanfaatkan konversi gelombang P dan S, dengan meliputi pengolahan rotasi seismogram, serta dekonvolusi. Pengolahan didahului oleh rotasi 3 komponen seismogram dari N,E,Z ke R,T,Z atau radial, tangensial, kemudian diikuti oleh dekonvolusi untuk menghilangkan instrumen respon pada alat seismogram. Pengambilan data diambil dari Januari 2008 – Oktober 2019 dengan kode pengambilan BH. Hasil meliputi dari model inversi kerak 1D yang didapat dari stasiun KCSI. Zona moho pada kedalaman model kerak inversi 1D komponen Vp memiliki kecepatan 7,5 km pada kedalaman 60 km, sedangkan Vs memiliki kedalaman zona moho 60 km sama dengan komponen Vp.
Kata Kunci : Metode Receiver Function, Zona Moho, Inversi kerak 1D.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK