DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DAN STRATEGI ADAPTASI PETANI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DAN STRATEGI ADAPTASI PETANI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Syamratul Achwan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200240002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Strategi perubahan iklim dan adaptasi untuk petani kopi Arabika di Aceh Tengah Kabupaten; penelitian yang membahas dampak perubahan iklim pada pertanian kopi Arabika dan bagaimana strategi adaptasi petani kopi Arabika di Kabupaten Aceh Tengah. Itu Metode yang digunakan dalam teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan 40 orang sampel. Alat analisis adalah kuesioner yang diberikan kepada petani kopi arabika yang terlibat pertanian kopi.
Dari hasil yang diperoleh, ada tiga kategori strategi adaptasi dilakukan oleh petani dalam mengatasi atau mengurangi risiko dampak dari perubahan iklim. Strategi-strategi ini termasuk membuat rorak (parit buntu), menanam tanaman pelindung dan melakukan konservasi air. Penelitian menunjukkan bahwa para petani dijadikan rorak secara manual dengan menggali lebar 3 x 1 meter dan dengan ketinggian 20-50 cm, kemudian galian rorak tanah digunakan sebagai gundukan tanah yang berfungsi untuk menampung air. Persentase tanaman pelindung ditanam oleh petani kopi di Kabupaten Aceh Tengah adalah: lamtoro (65%), alpukat (65%), jeruk kopyor (65%), nangka (47,5%), gayo tangerine (52,2%), pisang (55%), durian (52,5%), mahoni (60%) dan sengon (62,5%). Konservasi air dilakukan dengan kopi petani di Kabupaten Aceh Tengah adalah dengan membuat sumur resapan yang difungsikan sebagai cadangan air tanah dalam kekeringan panjang. Sebanyak 66,5% petani kopi di Aceh Kabupaten Tengah mengalami gejala perubahan iklim.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK