<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="71254">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN BATIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA MENGGUNAKAN METODE CONJOINT ANALYSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RATU CLEOPATRA NOVISTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Batik menjadi sebuah seni gambar diatas kain dengan setiap motif yang terbentuk memiliki makna dan filosofi tertentu. Batik di Aceh menjadi sebuah identitas budaya yang telah lekat di kalangan masyarakat. Terdapat ratusan jenis motif yang berkembang di Daerah Aceh dengan motif yang paling banyak diminati adalah motif Rencong, motif Pinto Aceh, motif Bungong Jeumpa dan motif Kerawang Gayo. Identitas diri Universitas Syiah Kuala biasanya dimunculkan dengan pengunaan almamater. Namun, berdasarkan fakta lapangan, almamater hanya digunakan oleh jajaran pejabat Universitas Syiah Kuala. Sehingga kurangnya kemampuan almamater dalam menunjukkan identitas diri yang dapat digunakan oleh semua orang, menjadi faktor utama dilakukannya penelitian ini. Metode yang digunakan untuk menganalisis preferensi konsumen dalam perancangan batik Universitas Syiah Kuala berupa metode conjoint analysis. Populasi responden yang digunakan dalam penelitian adalah mahasiswa strata 1, dosen beserta staff yang terdapat pada lingkungan Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian dengan menggunakan metode ini menunjukkan bahwa, terdapat 16 kartu kombinasi yang didapat dengan menggunakan fractional factorial design serta hasil penilaian preferensi konsumen yang menunjukkan bahwa sebesar 21,57% responden memilih posisi Logo Universitas Syiah Kuala menjadi atribut yang sangat dipertimbangkan dalam pemilihan batik Universitas Syiah Kuala. Berdasarkan 16 kartu kombinasi yang telah dibuat, terdapat satu rancangan dengan nilai utilitas tertinggi yang diminati oleh responden yaitu, kartu kombinasi ketiga dengan nilai utilitas sebesar 0,543.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BATIK</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DESIGNS - TEXTILES</topic>
 </subject>
 <classification>677.022</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>71254</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-04-08 22:53:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 15:19:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>