PUSAT PEMBERDAYAAN PASIEN PASCA REHABILITASI GANGGUAN JIWA PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PUSAT PEMBERDAYAAN PASIEN PASCA REHABILITASI GANGGUAN JIWA PROVINSI ACEH


Pengarang

Zahara Nuris - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0904104010079

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Arsitektur., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

725.53

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pusat Pemberdayaan Pasien Pasca Rehabilitasi Gangguan Jiwa Provinsi Aceh merupakan suatu tempat pelatihan kerja khusus pasien gangguan jiwa pasca rehabilitasi yang direkomendasikan oleh Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh. Tempat yang khusus melayani pasien pria produktif kerja dengan rentang umur 15-44 tahun ini ditujukan untuk pasien yang berasal dari Kota Banda Aceh dan sekitarnya, yaitu Aceh Besar, Kota Sabang, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Jaya. Tujuan utama dari perancangan ini adalah menyediakan wadah berupa tempat pelatihan kerja yang diawali dengan proses bimbingan rohani, motivasi dan diskusi karir dengan para ahli, sehingga peserta nantinya akan memiliki skill yang bisa dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja sendiri, mampu mengendalikan penyakitnya, serta hidup normal dan mandiri di tengah masyarakat. Tema yang diusung adalah “Ruang Terbuka sebagai Media Interaksi” dimana taman atau ruang terbuka tersedia di setiap sudut kawasan yang berfungsi sebagai tempat berinteraksi antara peserta dengan peserta atau peserta dengan keluarga, pengelola, dan pengunjung. Proses perancangan ini diawali dengan pendekatan studi lapangan, wawancara langsung dengan narasumber yang berkaitan dengan perancangan, studi literatur, dan studi banding dari berbagai sumber mengenai objek sejenis yang berhubungan dengan perancangan. Selanjutnya mengidentifikasi masalah yang timbul dalam perancangan dengan pertimbangan peraturan setempat, keadaan tapak, dan syarat–syarat perancangan. Permasalahan tersebut dianalisis sehingga menghasilkan sebuah konsep desain yang sesuai dengan tema yang diterapkan.
Kata Kunci: pelatihan, kerja, pasien, gangguan jiwa, ruang terbuka, interaksi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK