Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN EKSPERIMENTAL KEMAMPUAN PENYERAPAN PANAS DARI MATERIAL ABSORBER KOLEKTOR UNTUK PEMANAS AIRRNKOLEKTOR UNTUK PEMANAS AIR
Pengarang
Syahrul - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904102010056
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
621.402 2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Material absorber kolektor merupakan bagian utama dan terpenting dari suatu sistem
pemanas air. fungsi dari absorber yaitu sebagai penyerap dan penyimpan panas dari
radiasi energi surya yang dirubah dalam energi thermal. Ketika cahaya matahari
menyinari kolektor, sebahagian radiasi akan diserap oleh kaca, sebahagian kecil
terpantulkan ke lingkungan dan sebahagian besar diteruskan melalui kaca sehingga
menimpa absorber pada kolektor. Pada absorber terjadi penyerapan panas, akibatnya
temperatur absorber meningkat, karena temperatur air di dalam pipa yang rendah, maka
terjadi perpindahan panas dari absorber ke air didalam pipa yang menyebabkan air
menjadi panas. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan absorber yang efisien
untuk aplikasi kolektor pemanas air. Metode yang digunakan yaitu dengan menguji
beberapa jenis material absorber yang berbeda. Absorber kolektor yang diuji adalah
campuran pasir besi dengan semen, pasir putih (pasir laut) dengan semen, pelat besi dan
pelat aluminium dilapisi cat berwarna hitam. Dari hasil pengujian dapat diketahui
absorber yang memiliki kemampuan penyerapan panas paling tinggi yaitu material pelat
aluminium yang dilapisi cat berwarna hitam kemampuan penyerapan panas yaitu 56708
J/kg, kemudian pada material pasir putih dengan komposisi 20% pasir : 80% semen
dengan kemampuan dalam penyerapan panas yaitu 44520 J/kg, selanjutnya pada material
Pasir besi dengan komposisi 20% pasir : 80% semen kemampuan penyerapan panas
35696 J/kg dan yang terendah yaitu pelat besi dengan kemampuan penyerapan panas
25032 J/kg. Dari delapan jenis material absorber kolektor yang diuji, maka kemampuan
penyerapan panas yang paling tinggi adalah material pelat aluminium yang dilapisi cat
berwarna hitam. Namun, penggunaan dalam jumlah yang besar, tentu akan mengeluarkan
biaya yang lebih mahal. Dalam Hal ini, material absorber pasir putih dengan komposisi
20% pasir : 80% semen sangat efisien diaplikasikan pada sistem pemanas air selain
harganya murah, material ini juga mudah didapatkan dialam.
Kata kunci : Air panas, Material Absorber Kolektor, Kolektor Surya, dan
Energi Thermal
Tidak Tersedia Deskripsi
UNJUK KERJA KOLEKTOR PEMANAS AIR SURYA PLAT ABSORBER BENTUK GELOMBANG (Muhammad Riza, 2024)
PENGARUH PEMANFAATAN MATERIAL PENYIMPAN PANAS PADA KOLEKTOR KONSENTRATOR TIPE SETENGAH SILINDRIS (MUHAMMAD FADHIL, 2018)
KAJI EKSPERIMENTAL PERFORMASI KOLEKTOR KOSENTRATOR TIPE SETENGAH SILINDRIS TERHADAP PENAMBAHAN MATERIAL PENYIMPAN PANAS (Adithya Pratama, 2018)
KAJI EKSPERIMENTAL KOLEKTOR SURYA DILENGKAPI MATERIAL PENYIMPAN ENERGI PANAS (T.M. INDRA RIAYATSYAH, 2014)
KAJIAN NUMERIK PERPINDAHAN PANAS PADA KASUS KOLEKTOR SURYA DENGAN SISTEM SALURAN BELOKAN TAJAM (AUFA ASLAM NABAWI, 2018)