PEMANFAATAN AMPAS KOPI (COFFEA SP) DALAM PEMBUATAN COOKIES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN AMPAS KOPI (COFFEA SP) DALAM PEMBUATAN COOKIES


Pengarang

Tuty Zamila - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306104010078

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Tuty Zamila . 2020. Pemanfaatan Ampas Kopi (Coffea Sp) Dalam Pembuatan Cookies

(1)Laili Suhairi, (2) Nurul Faudiah

Kata Kunci: Ampas Kopi, Cookies, karakteristik organoleptik

Ampas kopi merupakan bubuk kopi bekas pakai, lalu dimanfaatkan menjadi bahan pada pembuatan cookies. Ampas kopi yang digunakan adalah ampas kopi espresso dengan jenis kopi arabika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resep standar cookies ampas kopi, karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa), serta daya terima konsumen terhadap cookies ampas kopi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 5 narasumber dan uji penerimaan (Acceptability Test) yang dilakukan oleh 30 panelis konsumen. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara mengetahui nilai rata-rata (mean) yang diperoleh dari narasumber, sedangkan data dari uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur yang diperoleh dari panelis konsumen. Apabila ada pengaruh signifkan maka dilanjutkan dengan uji LSD0,05. Berdasarkan uji pengamatan oleh narasumber menunjukkan bahwa, cookies ampas kopi yang disukai adalah pada perlakuan ketiga dengan kode TZ03 ditinjau dari segi warna coklat kehitaman dengan nilai rata-rata (23,8), aroma sangat khas kopi dengan nilai rata-rata (23,6), tekstur yang renyah dengan nilai rata-rata (23,8) dan rasa yang manis dan gurih dengan nilai rata-rata (24). Berdasarkan uji pengamatan oleh panelis konsumen menunjukkan bahwa, cookies ampas kopi yang disukai adalah pada perlakuan ketiga dengan kode TZ03 ditinjau dari segi warna kuning kecoklatan dengan nilai rata-rata (4,2), tetapi dari segi aroma panelis konsumen lebih menyukai pada perlakuan kedua dengan kode TZ02 dengan nilai rata-rata (3,96), tekstur yang renyah dengan nilai rata-rata (4,8) dan rasa yang manis dan gurih dengan nilai rata-rata (4,2). Resep standar cookies ampas kopi pada penelitian ini terdiri dari 15 gram ampas kopi, 270 gram tepung terigu, 200 gram mentega, 20 gram kuning telur, 100 gram gula halus, 20 gram roombutter, 5 gram vanilli, 20 gram tepung maizena dan 20 gram susu bubuk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK