<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7084">
 <titleInfo>
  <title>PERSENTASE ABNORMALITAS SPERMATOZOA PADA DUA STRAIN TIKUS SPRAGUE DAWLEY DAN WISTAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ROBI NOFRIA MISKA, S.KH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PERSENTASE ABNORMALITAS SPERMATOZOA PADA DUA STRAIN TIKUS SPRAGUE DAWLEY DAN WISTAR&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
????Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan persentase abnormalitas spermatozoa dua strain tikus Sprague Dawley dan Wistar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 ekor tikus laboratorium (Rattus norvegicus) jantan berumur lima bulan yang terdiri atas 10 strain Sprague Dawley dan 10 strain Wistar. Pada hari pertama sampai hari ke-45 kedua strain tikus diadaptasikan terhadap kandang yang berbeda. Selama masa adaptasi kedua strain tikus diberi pakan yang sama dan minum secara ad libitum. Kemudian pada hari ke-46 sampai hari ke-50, setiap harinya dilakukan pembedahan terhadap empat ekor tikus (dua tikus strain Sprague Dawley dan dua tikus strain Wistar) untuk pengamatan spermatozoanya. Hasil penelitian menunjukan jenis abnormalitas primer pada bagian kepala yang paling banyak ditemukan pada kedua strain adalah kepala ganda, yaitu sebesar 0,30 ± 0,62 pada tikus strain Wistar dan 0,17 ± 0,21 pada tikus strain Sprague Dawley. Abnormalitas primer tertinggi bagian ekor yang paling sering dijumpai pada kedua strain adalah ekor bengkok, yaitu 18,37 ± 4.07 % pada tikus strain Wistar dan 17,92 ± 2,53 %  pada tikus strain Sprague Dawley. Dapat disimpulkan bahwa perbandingan persentase abnormalitas spermatozoa pada tikus strain Sprague Dawley tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) dengan tikus strain Wistar.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>RATS (RATTUS)-ZOOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>599.352&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>7084</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-11 08:41:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-19 15:22:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>