Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH UKURAN UMBI BIBIT DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.)
Pengarang
Surimina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405150010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Surimina, 1405150010014 Pengaruh Ukuran Umbi Bibit dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.)
Dibawah Bimbingan Rita Haati sebagai pembimbing utama dan Trisda Kurniawan
Sebagai Pembimbing aggota,
RINGKASAN
Surimina.“Pengaruh Ukuran Umbi Bibit Dan Jarak TanamTerhadap
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosumL.)” dibawah
bimbingan Rita Hayati sebagai pembimbing utama dan Trisda Kurniawan sebagai
pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran
umbi bibit dan jarak tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman
kentang yang maksimal. Selain itu juga untuk mengetahui ada tidaknya interaksi
antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Reje Pudung Kecamatan
Terangun Kabupaten Gayo Lues, pada bulan Januari 2019 sampai dengan April
2019. Bahan yang digunakan adalah umbi bibit kentang dengan ukuran 10-25
g,30-45 g dan 50-56 g. Alat-alat yang digunakan adalah cangkul, parang, garu,
selang, meteran, tali raffia, timbangan, kamera serta alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola
faktorial. Faktor yang diteliti terdiri dari dua faktor yaitu ukuran umbi bibit dan
jarak tanam. Faktor pertama ukuran umbi bibit yang terdiri dari 3 taraf yaitu berat
10-25 g, berat 30-45 g dan berat 50-65 g, sedangkan factor kedua jarak tanam
yang terdiri dari 3 taraf yaitu 40 cm x 20 cm, 40 cm x 30 cm, dan 40 cm x 40 cm.
Penanaman kentang tumbuh dengan baik di cuaca yang dingin, penanaman
dianjurkan ketika pagi hari, bibit ditanam langsung ke dalam lubang yang telah
diatur jaraknya dengan sisi mata tunas diatas, kemudian di tanam secara teratur
untuk setiap bedengnya dan ukuran bibit kemudian diberi tanda untuk masingmasing
ukuran
bibit
yang
ditanam
tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ukuran umbi berpengaruh nyata
terhadap tinggi tanaman 30 (HST), dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi
tanaman umur 60,90 (HST), diameter batang berbeda nyata pada umur 30, 60
(HST), dan berpengaruh pada umur 90 (HST), jumlah cabang berpengaruh nyata
pada umur 30, 60 (HST), dan berbeda nyata terhadap umur 90 (HST), jumlah
umbi per tanaman tidak berpengaruh nyata, berat umbi per tanaman berpengaruh
nyata, berat umbi per plot netto dan potensi hasil tidak berpengaruh nyata
terhadap tanaman kentang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam tidak berpengaruh nyata
terhadap tinggi tanaman umur 30 (HST), berbeda nyata pada umur 60 (HST), dan
berpengaruh nyata terhadap umur 90 (HST), diameter batang berpengaruh nyata
pada umur 30 (HST), berbeda nyata pada umur 60 (HST), dan tidak berpengaruh
nyata terhadap umur 90 (HST), jumlah cabang tidak berpengaruh nyata umur 30,
60, 90 HST, jumlah umbi per tanaman tidak berpengaruh nyata , berat umbi
pertanaman berpengaruh nyata, berat umbi per plot netto dan potensi hasil tidak
berpengaruh nyata terhadap tanaman kentang.
Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan ukuran umbi dan jarak
tanam terhadap menunjukkan bahwa diameter batang tanaman kentang pada
umur 60 HST tertinggi terdapat pada perlakuan ukuran umbi berat 50-65 g
dengan jarak tanam 40 cm x 40 cm, yang bergaruh nyata dengan perlakuan
ukuran umbi berat 50-65 g dengan jarak tanam 40 cm x 30 cm, tetapi tidak
berpengaruh nyata dengan perlakuan ukuran umbi dengan jarak tanam lainnya
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH JENIS MULSA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. ) (Siti Patimah, 2021)
PENGARUH MULSA ORGANIK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) (ARIFIN, 2020)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TAUGE PADA MEDIA MS MODIFIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. CV GRANOLA) SECARA IN VITRO (Liza Fadhillah, 2015)
PENGARUH PENGGUNAAN MULSA LIMBAH SEREH WANGI DAN JUMLAH MATA TUNAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) (RAJUDIN, 2021)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Siti Ratna Sari, 2017)