Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENAMBAHAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VARIETAS RUBRUM) DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP STANDAR MUTU TEH HERBAL DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA D.)
Pengarang
Raufi Nurfida - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506103040030
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan jahe merah (Zingiber officinale varietas rubrum) dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap standar mutu teh herbal daun afrika (Vernonia amygdalina D.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan teh herbal, menentukan kadar air, nilai pH, warna, kadar fenolik total serta untuk mengetahui pengaruh penambahan jahe merah dan kelopak bunga rosella terhadap standar mutu teh herbal daun Afrika yang dapat diterima oleh masyarakat. Pembuatan teh herbal dibuat dengan empat perlakuan yaitu A1 (25% daun Afrika : 65% kelopak rosella : 10% jahe merah), A2 (50:40:10)%, A3 (75:15:10) % dan A4 (100% daun Afrika). Penentuan kadar air pada suhu 105?C selama 3 jam, dan didinginkan didalam desikator selama 30 menit. Teh herbal dicelupkan kedalam air panas untuk melihat warnanya dan kemudian diukur pH nya. Penentuan kadar fenolik dilakukan dengan dua cara, yaitu secara kualitatif dan kuantitatif. Penentuan secara kualitatif menggunakan pereaksi besi (III) klorida, sedangkan secara kuantitatif menggunakan asam galat sebagai larutan standar dan juga menggunakan pereaksi fenol folin-ciocalteau dan natrium karbonat kemudian diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 750 nm. Selanjutnya dilakukan uji organoleptik. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata kadar air (A1=7,85; A2=6,25; A3=4,85; dan A4=3,95)%, pH (A1=2; A2=3; A3=5; dan A4=7), fenolik total (A1=52,10; A2=48,47; A3=27,20; dan A4=23,86)%, rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap rasa (A1=46,00; A2=40,40; A3=32,00; A4=21,20)%, warna (A1=71,40; A2=67,40; A3=67,40; A4=61,60)%, aroma (A1=76,60; A2=67,60; A3=52,60; A4=38,0)%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa teh daun Afrika yang lebih disukai panelis adalah pada perlakuan A1. Kadar air pada perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A4. Nilai pH pada perlakuan A1 lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan A4. Warna yang ditunjukkan pada perlakuan A1 lebih terang daripada perlakuan A4. Kadar fenolik teh herbal pada perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A4.
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA), RIMPANG JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) DENGAN METODE DPPH (1,1-DIPHENYL-2-PICRYLHYDRAZYL) (FADHLIYATUL YAUNA, 2021)
PERUBAHAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH BERKUMUR REBUSAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2016 (Niken Yulia, 2017)
PENGARUH EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SEBAGAI PENYEBAB KANDIDIASIS RONGGA MULUT SECARA IN VITRO (Faolyna, 2023)
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN UJI ORGANOLEPTIK TEH HERBAL DAUN KELOR DENGAN PENAMBAHAN PERISA ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KESUKAAN KONSUMEN (Tasya Wahyuni, 2023)
PENGARUH BERKUMUR REBUSAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) TERHADAP VISKOSITAS SALIVA PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2015 (Cut Putri Armalia, 2019)