<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="70504">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN HUKUM TERHADAP CERAI GUGAT (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IAH  KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT THARI DITYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
CUT THARI DITYA,  &#13;
2020   &#13;
 &#13;
&#13;
TINJAUAN HUKUM TERHADAP CERAI &#13;
GUGAT (Studi Kasus di Wilayah Hukum&#13;
Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh)            Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala   &#13;
(vi, 73) pp.,bibl. &#13;
         Dr. Iman Jauhari, S.H.,M.Hum&#13;
 Perceraian merupakan salah satu bentuk masalah sosial yang terdapat dalam &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
TINJAUAN HUKUM &#13;
masyarakat dan dipandang tidak sejalan dengan tujuan perkawinan. Perceraian bukan&#13;
hal yang direncanakan, karena perceraian itu dapat terjadi pada siapapun. Dalam&#13;
kondisi rumah tangga dimana tujuan perkawinan tersebut tidak mungkin dapat&#13;
tercapai dan terwujud lagi, dan sebaliknya yang timbul hanyalah perselisihan dan&#13;
pertengkaran yang terus menerus sehingga tidak ada harapan untuk hidup rukun&#13;
damai lagi dalam rumah tangga, maka hukum memberikan jalan keluarnya sebagai&#13;
pintu dhaurat, yaitu melalui perceraian. &#13;
 Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pertimbangan hakim&#13;
dalam menyelesaikan perkara cerai gugat, pengaturan yang menjadi hak istri dalam&#13;
mengajukan cerai gugat, dan upaya untuk menanggulangi banyaknya angka&#13;
perceraian khususnya cerai gugat di Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh.  &#13;
TERHADAPCERAIGUGAT(Suatu Penelitian&#13;
Di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah&#13;
Kota Banda Aceh)Fakultas Hukum&#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
&#13;
TINJAUAN HUKUM &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis-empiris yaitu&#13;
penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum&#13;
normatif secara in-action pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam&#13;
masyarakat, ialah melakukan penelitian menggunakan pendekatan penelitian&#13;
lapangan (field research) dan kepustakaan (library research). Penelitian lapangan&#13;
dilakukan guna memperoleh data primer yang dilakukan melalui wawancara dengan&#13;
responden dan informan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan&#13;
pendekatan kualitatif. &#13;
TERHADAPCERAIGUGAT(Suatu Penelitian&#13;
Di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah&#13;
Kota Banda Aceh)Fakultas Hukum&#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
&#13;
TINJAUAN HUKUM &#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan alasan-alasan yang sudah&#13;
tercantum dalam Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam, Pasal 19 Peraturan Pemerintah&#13;
Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974&#13;
Tentang Perkawinan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan&#13;
Agama sebagaimana yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang&#13;
Nomor 50 Tahun 2009. Alasan-alasan tersebut menjadi dasar pertimbangan hakim&#13;
dalam hal memutuskan perkara cerai gugat dengan putusan Nomor&#13;
330/Pdt.G/2017/MS.Bna, Nomor 0211/Pdt.G/2016/MS.Bna, Nomor 0020/&#13;
Pdt.G/2017/MS.Bna. &#13;
TERHADAPCERAIGUGAT(Suatu Penelitian&#13;
Di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah&#13;
Kota Banda Aceh)Fakultas Hukum&#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
&#13;
TINJAUAN HUKUM &#13;
TERHADAPCERAIGUGAT(Suatu Penelitian&#13;
Di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah&#13;
Kota Banda Aceh)Fakultas Hukum&#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
Disarankan kepada Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh untuk lebih&#13;
mengupayakan angka perceraian di Kota Banda Aceh agar menurun untuk tahuntahun&#13;
selanjutnya&#13;
dengan&#13;
melihat&#13;
dasar-dasar&#13;
pertimbangan.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ISLAMIC LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIVORCE - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.016 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>70504</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-06 09:54:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 15:05:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>