<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="70466">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PERILAKU MODEL MATEMATIKA PENCEGAHAN PENYAKIT CAMPAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurhajia Laili</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit campak merupakan salah satu penyakit menular yang mengakibatkan banyak kematian. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Salah satu tindakan yang dinilai paling efektif untuk mencegah penyakit ini adalah dengan cara imunisasi. Model yang digunakan adalah pengembangan dari model epidemi SIR yang diperoleh dari Aziziah (2017) dengan menambahkan 3 tahap pemberian imunisasi yaitu ?Im?_1(imunisasi tahap pertama),  ?Im?_2(imunisasi tahap kedua), dan ?Im?_3(imunisasi tahap ketiga) berupa sistem persamaan biasa tidak linier dan nonhomogen. Model diselesaikan dengan menentukan titik kesetimbangan bebas penyakit, kemudian melihat kestabilan dari titik kesetimbangan dan menganalisa solusi yang diperoleh dari model tersebut. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari model, proses pemberian 3 tahap imunisasi dapat mencegah penyakit campak dengan pemberian tingkat imunisasi yang berbeda-beda setiap tahapannya, pada imunisasi tahap pertama diberikan sebesar 0.35, pada imunisasi tahap kedua sebesar 0.45 dan pada imunisasi tahap ketiga diberikan sebesar 0.6 sehingga mengakibatkan penderita penyakit campak semakin berkurang.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>70466</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-05 13:22:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-05-11 14:57:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>