EFEK PERLAKUAN PENGAYAAN SUARA MUSIK KLASIK TERHADAP PERILAKU DAN KONSENTRASI METABOLIT HORMON KORTISOL PADA ORANGUTAN DI KEBUN BINATANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EFEK PERLAKUAN PENGAYAAN SUARA MUSIK KLASIK TERHADAP PERILAKU DAN KONSENTRASI METABOLIT HORMON KORTISOL PADA ORANGUTAN DI KEBUN BINATANG


Pengarang

LOLY AMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1602101010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perlakuan pengayaan suara musik klasik terhadap perubahan perilaku harian dan konsentrasi metabolit hormon kortisol pada orangutan. Penelitian dilakukan di Kebun Binatang Kinantan Bukittinggi dan Kasang Kulim Pekanbaru terhadap 4 ekor orangutan (Bambam, Boy, Tina, dan Manis). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah, terdiri dari tiga kelompok perlakuan dan tiga ulangan. Kelompok 1 (pre-treatment, K1): sebelum perlakuan pengayaan musik, kelompok 2 (during treatment, K2): selama perlakuan pengayaan musik, dan kelompok 3 (post treatment, K3): setelah perlakuan pengayaan musik. Pengamatan perilaku orangutan menggunakan metode focal animal sampling dan pencatatan perilaku menggunakan metode instantaneous sampling dan event sampling. Pengayaan suara menggunakan musik klasik Concerto Piano In C Mayor No.21, KV.467 karya Mozart. Pengukuran konsentrasi metabolit kortisol pada feses menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Data dianalisis menggunakan analisis ragam berulang (a one-way repeated measures ANOVA) dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi individu terhadap perubahan perilaku harian. Perilaku makan, bergerak, dan istirahat meningkat secara signifikan (p0,05), tetapi pada Bambam konsentrasi metabolit kortisol pada K3 lebih rendah dibandingkan K1 dan K2 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK