MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN DI TK ABA MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN DI TK ABA MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

NABILLAH ZULUS APRILLINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104210048

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Aprillina, Nabillah Zulus. 2019. Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Metode Bercerita dengan Boneka Tangan di TK ABA Manggeng Aceh Barat Daya. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Syiah Kuala.
(1) Dr. Anizar Ahmad, M.Pd. (2) Rahmi, S.Pd.I, M.Ed.

Kata Kunci: Kemampuan Bahasa, Metode Bercerita, Anak Usia Dini
Bahasa sebagai salah satu aspek perkembangan yang harus di kembangkan pada anak usia dini karena bahasa merupakan media komunikasi agar anak dapat menjadi bagian dari kelompok sosialnya. Idealnya anak yang berusia lima sampai enam tahun memiliki kemampuan mengungkapkan bahasa dalam menceritakan atau mengungkapkan kembali informasi yang didapat. Pada kenyataannya, anak yang berusia lima sampai enam tahun di TK ABA Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya, mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak melalui metode bercerita dengan boneka tangan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian tindakan ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 11 orang. Data dikumpulkan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak mengalami perkembangan setiap siklus. Siklus I pertemuan pertama terdapat 7 anak belum berkembang, 3 anak mulai berkembang dan 1 anak berkembang sesuai harapan. Siklus I pertemuan kedua 5 anak yang belum berkembang, 4 anak mulai berkembang dan 2 anak berkembang sesuai harapan. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama tidak terdapat anak yang belum berkembang, 2 anak mulai berkembang, 5 anak berkembang sesuai harapan dan 4 anak berkembang sangat baik. Siklus II pertemuan kedua 2 anak mulai berkembang, 3 anak berkembang sesuai harapan dan 6 anak berkembang sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui metode bercerita dengan boneka tangan dapat mengembangkan kemampuan bahasa anak. Sebaiknya guru dapat menggunakan metode bercerita dengan media dan cerita lainnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK