Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN ERYTRHROMYCIN DAN METOCLOPRAMIDE SEBAGAI PROKINETIK PASCA OPERASI LAPAROTOMI DIGESTIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
dr. Syahmardani Ibnu - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1407601010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pendahuluan: Gastroparesis atau ileus pasca operasi (IPO) merupakan kondisi yang normal, bersifat sementara, dan merupakan respon fisiologis pasca prosedur operasi abdominal. Kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala gastrointestinal lain seperti nyeri perut, kembung, mual, dan muntah. Jika berkepanjangan, IPO dapat meningkatkan morbiditas dan beban biaya kesehatan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menilai efektifitas erythromycin dan metocloprtamide sebagai prokinetik pada pasien yang menjalani prosedur pembedahan laparotomi.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis ketersamaran ganda dengan desain paralel. Subjek yang terlibat akan dibedakan menjadi dua kelompok perlakuan akan dibedakan menjadi dua kelompok yaitu dengan pemberian erythromycin 250 mg dan pemberian metoclopramide 10 mg secara oral 60 menit sebelum operasi. independent t test digunakan sebagai Analisa utama dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil: Sebanyak 38 subjek terlibat dalam penelitian ini yang didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan rerata usia 45,11 ? 15,38 dan 53,84 ? 10,73 pada kelompok erythromycin dan metocloprtamide secara berurutan. Rerata residu volume cairan lambung kelompok erythromycin (33,26 ? 15,33 ml/24 jam) lebih minimal dibandingkan kelompok metocloprtamide (49,95 ? 17,71 ml/24 jam) dengan nilai signifikansi p=0,004.
Diskusi: Erythromycin termasuk dalam golongan antibiotik macrolide yang umum diketahui sebagai motilin receptor agonist yang menstimulasi reseptor motilin pada traktus gastrointestinal. Obat ini memiliki efek mempercepat proses pengosongan lambung yang bekerja pada reseptor motilin yang terdapat pada sel endokrin di duodemum.
Kesimpulan: Pemberian erythromycin lebih efektif dibandingkan metoclopramide sebagai agen prokinetik pasca pembedahan digestif.
Kata Kunci: Prokinetik, gastroparesis, ileus pasca operasi, erythromycin, metoclopramide, operasi laparotomy digestif
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANALGESIA EPIDURAL LEVOBUPIVACAIN DENGAN EASY PUMP FENTANYL TERHADAP TATALAKSANA NYERI PASCA BEDAH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Al Muqsith, 2024)
PENGARUH EMOSIONAL PEKERJA TERHADAP KINERJA; PENYAMPAIAN AFEKTIF SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI PADA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (YUNI ANANDA ZULFIDA, 2016)
PERKEMBANGAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 1979-2016 (Fitriana Dewinta, 2017)
PENGARUH WORKAHOLIC DAN TUNTUTAN PEKERJAAN TERHADAP KEJENUHAN KERJA DENGAN KONFLIK PERAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI(STUDI PADA DOKTER MUDA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH) (RAHMI WARIZKI, 2014)
KORELASI PROGNOSTIC NUTRITIONAL INDEX TERHADAP KOMPLIKASI LUKA OPERASI PASCA TINDAKAN LAPAROTOMI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Amirul Hadi, 2024)