Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN PEMBERIAN PLASMA KAYA TROMBOSIT DENGAN PLASMA RENDAH TROMBOSIT TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA CRUSIS TIKUS RATTUS NORVEGICUS YANG DITINJAU DARI HISTOLOGI JARINGAN KOLAGEN
Pengarang
dr. M. Ifani Syarkawi Rizal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1407601010001
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Latar belakang: Luka merupakan bentuk dari terputusnya hubungan anatomis jaringan akibat mekanisme ruda paksa. Saat terjadi luka pada suatu jaringan, terjadi berbagai respon hemostasis, inflamasi, perdarahan dan kontaminasi bakteri hingga terbentuk jaringan nekrotik dengan kematian sel. Potensi trombosit dimana hemoterapi topikal dengan platelet gel dapat dianggap sebagai pengobatan adjuvant dari proses multidisiplin, yang berguna untuk meningkatkan proses penyembuhan luka. pengobatan luka dengan PKT akan mempercepat diferensiasi epitel dan menghasilkan jaringan dengan bundel kolagen yang terorganisir dan saling terkait, yang menyediakan rangsangan pertumbuhan untuk terjadinya penyembuhan luka. Tidak seperti PKT, PRT tidak memiliki kandungan platelet yang banyak namun PRT memiliki komponennya tersendiri terkait proses penyebuhan.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Pada kelompok eksperimen dipilih secara randomisasi yang selanjutnya dikenai perlakuan dan pada kelompok kontrol tidak dikenai perlakuan, setelah itu dilakukan post test. Kelompok perlakuan pada penelitian ini adalah tikus Rattus norvegicus dengan luka insisi pada cruris yang diberikan plasma kaya trombosit dan kelompok yang diberikan plasma rendah trombosit, sedangkan kelompok kontrol adalah pembanding yaitu kelompok tikus dengan luka insisi di cruris yang tidak diberi produk plasma trombosit. Data akan dianalisis dengan uji ANOVA.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kolagen antara pemberian PKT dan PRT pada luka insisi cruris tikus Rattus novergicus berbeda signifikan p velue 0.000 (p
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN PEMBERIAN PLASMA KAYA TROMBOSIT DENGAN PLASMA RENDAH TROMBOSIT TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA CRUSIS TIKUS RATTUS NORVEGICUS YANG DITINJAU DARI HISTOLOGI JARINGAN KOLAGEN (dr. M. Ifani Syarkawi Rizal, 2020)
PENGARUH PEMBERIAN PLASMA KAYA TROMBOSIT (PKT) PADA PENYEMBUHAN RUPTUR TENDON ACHILLES TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIAMATI SECARA KLINIS (MUHAMMAD THARIQ, 2025)
PERBANDINGAN HISTOPATOLOGI LUKA SAYAT YANG DIBERI PLASMA KAYA TROMBOSIT HETEROLOG DENGAN AUTOLOG PADA KUCING (FELIS CATUS) (RIZKI GUNAWAN, 2025)
PENGARUH PEMBERIAN PLASMA KAYA TROMBOSIT (PKT) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA TERBUKA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (DINDA YOLANDA RITONGA, 2022)
GAMBARAN HISTOPATOLOGI KETEBALAN EPITELISASI PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIBERI PLASMA KAYA TROMBOSIT (PKT) DAN PLASMA RENDAH TROMBOSIT (PRT) (RICKI HALIM, 2021)