Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERILAKU PEMILIH DAN BENTUK PARTISIPASI TUNAGRAHITA PADA PEMILU SERENTAK DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2019
Pengarang
RAUDHAH TUSNUR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1610103010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Keterlibatan pemilih tunagrahita berdasarkan putusan dari Mahkamah Konstitusi No.135/PUU-XIII/2015 sehingga menetapkan bahwa orang-orang yang memiliki gangguan kejiwaan dalam batasan tertentu dan dengan catatan tertentu berdasarkan keterangan dari dokter spesialis kejiwaan dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Serentak tahun 2019. Hal tersebut mengundang perdebatan dikalangan publik, sehingga ada yang mengklaim bahwa keterlibatan pemilih tunagrahita merupakan sebuah tindakan dari petahana untuk memanipulasi suara dan ada pula yang membela bahwa kebijakan tersebut bagian dari Hak Asasi Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor perilaku pemilih tunagrahita pada Pemilu Serentak di Kota Banda Aceh tahun 2019 dan bentuk partisipasi pemilih tunagrahita pada Pemilu Serentak di Kota Banda Aceh tahun 2019. Adapun pendekatan penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor perilaku pemilih tunagrahita yaitu: dalam menentukan pilihan, pemilih tunagrahita dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya di RSJ Aceh dan pengaruh tersebut juga berasal dari kesamaan agama serta etnis pemilih tunagrahita dengan kandidat peserta Pemilu. Berdasarkan temuan penelitian menunjukkan bahwa, bentuk partisipasi pemilih tunagrahita yaitu: ikutserta dalam sosialisasi mengenai Pemilu yang dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh dan hanya sebatas melakukan pemilihan pada Pemilu Serentak di Kota Banda Aceh tahun 2019. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa, pertama, kecenderungan perilaku pemilih tunagrahita merupakan pendekatan sosiologis apabila pemilih tunagrahita merupakan pemilih yang normal. Namun, pemilih tunagrahita merupakan pemilih yang sedang mengalami gangguan jiwa sehingga perilaku pemilih tunagrahita dibawah pengaruh obat yang dikonsumsi sebelum melakukan pemilihan. Kedua, bentuk partisipasi pemilih tunagrahita merupakan partisipasi pasif apabila pemilih tunagrahita merupakan pemilih yang normal. Namun, pemilih tunagrahita merupakan pemilih yang sedang mengalami gangguan jiwa sehingga kesadaran pemilih tunagrahita dalam berpartisipasi melakukan pemilihan, merupakan bentuk dari mobilisasi dan pengarahan yang dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh dalam kegiatan sosialisasi mengenai Pemilu serta pengarahan juga dilakukan oleh dokter spesialis kejiwaan dalam menjalin interaksi dilingkungan sosial pemilih tunagrahita.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH BALIHO POLITIK PASANGAN CALON PRESIDEN TERHADAP PERILAKU PEMILIH DI KOTA BANDA ACEH PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 (Laila Qadrina, 2025)
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PADA PILPRES 2019 DI KABUPATEN ACEH UTARA (STUDI PENELITIAN DI KECAMATAN DEWANTARA) (NOVIYANTI, 2021)
PENGARUH MARKETING POLITIK TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KOTA BANDA ACEH (Mustirati, 2023)
PENGARUH PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DI KOTA BANDA ACEH PADA PEMILU 2019 (CUT SILMINA NAJWA, 2024)
URGENSI PELIBATAN GENERASI MUDA DALAM PENGAWASAN PARTISIPATIF UNTUK PEMILU SERENTAK 2024 DI KOTA BANDA ACEH (Riski Renata, 2024)